Kondisi Memburuk Pasca Stroke, Mantan Ketua IDI Tutup Usia
Twitter
Nasional

Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh Ketua Umum IDI Daeng Mohammad Faqih. Alamarhum meninggal di usia 81 tahun di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta Selatan

WowKeren - Mantan Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dokter Kartono Muhammad meninggal dunia. Kabar tersebut juga diumumkan melalui PB IDI di media sosial.

"Innalillahi wa innailaihi rojiun, Kami PB IDI sangat berduka atas wafatnya senior sekaligus guru kami, mantan Ketum PB IDI per 85-88 & 91-94; dr. Kartono Muhammad," tulis PB IDI melalui akun Twitter. "Mohon dimaafkan segala kesalahan alm. semasa hidupnya. Semoga Allah SWT menempatkan alm. pada tempat terindah di sisi-Nya."

Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh Ketua Umum IDI Daeng Mohammad Faqih."Iya benar (meninggal)," kata Daeng dilansir Medcom, Rabu (29/4).


Ia menambahkan Kartono mengembuskan napas terakhirnya pada hari Selasa (28/4) sore pukul 16.25 WIB. Alamarhum meninggal di usia 81 tahun di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta.

Sebelum meninggal kondisi Kartono sudah memburuk akibat penyakit stroke yang dideritanya. "Beliau sakit sudah lama pasca sakit stroke," ujar Daeng.

Meski demikian, pihak keluarga meminta agar masyarakat tidak melayat almarhum. Hal itu mengingat saat ini Indonesia masih berjuang melawan pandemi corona sehingga perlu dilakukan upaya menekan penularan lebih luas.

Sementara itu, nama dr Kartono Muhammad juga cukup diperhitungkan dalam kampanye pengendalian rokok dan tembakau. Ia pernah menjabat sebagai ketua dewan penasihat di Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT).

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait