Prilly Latuconsia mengungkapkan bahwa sosok sang ayah sangat penting di dalam kehidupannya. Prilly kemudian kembali mengingat perjuangan sang ayah bagi keluarganya.
- Wahyu
- Sabtu, 02 Mei 2020 - 10:02 WIB
WowKeren - Belum lama ini, Prilly Latuconsina melakukan sesi bincang-bincang dengan Ricky Cuaca yang disiarkan langsung di Instagram. Dalam siaran langsung itu, Prilly mendapatkan beberapa pertanyaan dari netizen.
Salah satu pertanyaan tersebut soal perasaan bersalah yang dimiliki oleh seorang anak terhadap sang ayah. Prilly lantas menyinggung perihal peran seorang ayah dalam keluarga.
"Surga di telapak kaki ibu itu benar banget. Tapi, jangan sampai kita lupa, bapak kita itu berjuang untuk kita. Dia cari nafkah buat kita, menyekolahkan kita. Kalau bapak enggak cari nafkah buat kita, kerja banting tulang, kita juga belum tentu bisa tumbuh menjadi anak yang kayak sekarang," ungkap Prilly.
Prilly kemudian teringat perjuangan sang ayah dalam mencari nafkah bagi keluarga. Perjuangan sang ayah baru ia sadari saat beranjak dewasa. Prilly mengungkapkan bahwa sang ayah sampai stres saat bekerja namun harus bertahan demi keluarganya.
"Aku saja suka ingat perjuangan papaku waktu awal-awal mulai proyek. Dia pulang pagi, bisa tiga hari enggak pulang ngantor dan segala macam. Memang itu enggak kelihatan sama anak. Pada saat aku kecil, aku tahunya cuma, 'Oh, ya, papaku kerja enggak pulang'," kata Prilly.
"Ternyata dia di kantor itu stres. Terus, banyak banget proyek yang harus dijalani, agar bisa menyekolahkanku, untuk kasih makan keluarga. Jadi, mungkin perjuangan bapak itu lebih enggak kelihatan sama anak, sampai anak itu suka lupa, bapak itu juga berjasa banget buat kehidupan kita," lanjut Prilly.
Prilly lantas teringat saat sang ayah sering mengecup keningnya ketika ia masih tertidur. "Dulu di rumah yang lama, kan, kamar aku itu depan-depanan sama kamar papa. Aku dulu enggak pernah kunci pintu. Kalau sekarang, aku disuruh kunci pintu karena ngeri, kan, takut ada kenapa-kenapa. Itu papa aku setiap subuh selalu masuk kamar aku, cium-cium aku dan aku merasakan itu," ucap Prilly.
Di akhir perbincangan, Prilly mengingatkan kepada semua orang agar terus berbakti terhadap ayah dan ibu. Menurut Prilly, restu kedua orangtua adalah rida Tuhan juga.
"Jadi, kalian harus berbakti juga sama papa kalian, sama orang tua, ibu juga. Jangan hanya salah satunya karena itu pasti bisa menyakiti hati mereka dan rida Allah kan rida orang tua. Kalau salah satu enggak rida, nanti juga jalannya enggak mulus," tutup Prilly.
(wk/wahy)