Kakak kandung Didi Kempot, Lilik, mengakui sang adik kelelahan karena padatnya aktivitas. Lilik sempat menangis mengungkap keadaan Didi sebelum wafat yang saat itu masih fit namun mendadak mengeluh lemas hingga harus dirawat.
- Ria Susilo Wardhani
- Selasa, 05 Mei 2020 - 10:52 WIB
WowKeren - Penyebab meninggalnya Didi Kempot masih misterius. Namun kakak kandung Didi, Lilik, sempat mengisyaratkan kalau sang adik mengalami kelelahan karena padatnya aktivitas.
Lilik mengaku cukup sibuk dengan segudang kegiatan. Ia mengaku adiknya itu tak punya riwayat sakit. Kuat dugaan kalau Didi mengalami serangan jantung akibat kelelahan.
"Intensitas terakhir padat sekali, setiap hari syuting, nyanyi, bikin lagu," kata Lilik sambil menangis. "Tadi malam dibawa ke RS Kasih Ibu di Solo. Kalau saya prediksi kecapekan, tapi dia nggak ngomong kalau sakit betul. Tiba-tiba lemas, panas, terus ke dokter, terus nggak ada (meninggal)."
Lilik juga mengungkap aktivitas terakhir Didi sebelum merasa lemas. "Dia di studio rekaman. Persiapan untuk lagu bareng Yuni Shara. Saya kaget sekali," kata Lilik tak bisa menahan rasa sedih.
Sementara itu, Wali Kota Solo FX Rudy mengaku kaget dengan kepergian Didi yang begitu tiba-tiba. Pasalnya sehari sebelum wafat, FX Rudy masih ngobrol dengan Didi.
"Kemarin sore masih telepon-teleponan sama saya, kontak-kontakan dengan saya soal rekaman 'Ojo Mudik' itu," kata FX Rudy. "Saya mengucapkan duka cita yang mendalam. Kemarin sore kondisinya masih sehat-sehat saja, mau ketemu dengan saya."
Rudy juga mengungkap kalau Didi akan dimakamkan di Ngawi. Ia sempat menghimbau agar fans Didi tetap mematuhi larangan jaga jarak selama pandemi Corona.
"Pemakamannya di Ngawi, nanti di rumah sakit mau dibawa ke rumah dulu baru ke Ngawi," kata Rudy. "Saya menghimbau agar didoakan saja. Jangan berkerumun. Nanti kita atur."
Didi Kempot wafat di usia 53 tahun di RS Kasih Ibu, Surakarta. Ia wafat pada pukul 07:30, kepergiannya membuat para fans berduka.
"Innalillahi lord didi, turut berduka buat keluarga," kata fans. "Selamat jalan maestro, semoga keluarga diberi ketabahan."
Sebelum wafat, Didi sempat dipuji atas keberhasilannya menggalang donasi peduli korban Corona. Ia berhasil mengumpulkan donasi lebih dari Rp7 miliar dibantu para sobat ambyar.
Didi sempat mengungkap rasa syukur atas kesuksesan penggalangan dana tersebut. Ia mengucap terima kasih atas dukungan para fans atas aksi sosial itu.
"Buat teman-teman sobat ambyar kalian sungguh luar biasa," kata Didi. "Tahun ini berharap ikhlas dulu karena situasi (Corona). Tahun ini tidak mudik dulu ya."
(wk/riaw)