Pemandangan unik tampak di Thailand, menyusul dibukanya kembali kota-kota besar di negara itu karena pemerintah menilai wabah virus Corona sudah bisa dikendalikan.
- Elvariza Opita
- Rabu, 06 Mei 2020 - 21:35 WIB
WowKeren - Thailand mulai melonggarkan pembatasan aktivitas yang diterapkan di negaranya mulai Senin (4/5) kemarin. Langkah ini diambil pasca pemerintah Thailand menyadari situasi akibat COVID-19 mulai terkendali di negara gajah putih tersebut.
Namun ada yang unik dan menarik dalam "penyambutan kebebasan" oleh warga Thailand tersebut. Salah satunya tampak dari pegawai salon yang berpenampilan selayaknya paramedis dengan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Ponpimon Meantaggi (34) harus mengenakan atribut baru ketika menjalani pekerjaannya sebagai seorang penata rambut. Bak paramedis, Meantaggi harus mengenakan kacamata pelindung, pakaian pelindung, serta pelindung wajah (face shield), begitu pula gaun khusus dari plastik dan pelindung ramnbut.
"Aku senang bisa kembali bekerja," ujar Meantaggi. "Tapi sekarang rasanya aku seperti menjadi dokter karena menggunakan alat pelindung lengkap."
Hal berbeda, namun tak kalah unik, dapat ditemui di restoran yang menjual makanan bergaya Taiwan. Pemilik restoran meletakkan pemisah berupa plastik sehingga pengunjung terpisah sedemikian rupa sesuai dengan protokol kesehatan yang mengharuskan ada jarak 2 meter antar individu.
"Rasanya aneh melihat plastik ada dimana-mana," kata Soranan (30), pekerja kantoran yang juga sedang berkunjung ke restoran tersebut. Namun ia mengaku memahami alasan di balik "keanehan" tersebut.
"Memang aneh rasanya," katanya, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (6/5). "Tapi lambat laun aku mengerti. Dan kurasa semua orang juga akan terbiasa dengan ini, bahkan mungkin menganggapnya normal."
Ittinun Trairatanobhas sebagai pemilik restoran mengaku hanya menjalankan panduan kesehatan dari pemerintah. "Kami hanya mengikuti semua peraturan yang ada. Tapi apakah metode ini benar-benar mencegah COVID-19, kami sendiri tidak tahu," ujar Ittinun.
(wk/elva)