Terungkap bahwa Lisa BLACKPINK menerima ancaman pembunuhan dari haters. YG Entertainment dan Kedutaan Besar Thailand di Korea membenarkan kabar tersebut.
- Chusnul Chotimah
- Jumat, 08 Mei 2020 - 16:26 WIB
WowKeren - Baru-baru ini terungkap bahwa Lisa BLACKPINK (Black Pink) menerima ancaman pembunuhan dari haters. YG Entertainment dan Kedutaan Besar Thailand di Korea membenarkan kabar tersebut.
Kedutaan Besar Thailand pertama kali menyatakan bahwa mereka telah menerima banyak pesan mengenai tindak ancaman terhadap Lisa. Menurut Bangkok Post pada 8 Mei, Kedutaan Besar Thailand di Seoul mengungkapkannya melalui akun Twitter resmi mereka.
"Kami menerima banyak e-mail dan pesan Twitter pada 2-6 Mei mengenai ancaman pribadi yang ditujukan pada Lisa. Kami memberi tahu YG Entertainment, agensinya, tentang masalah ini," bunyi postingan Kedutaan Besar Thailand di Seoul.
Sebelumnya, seorang pengguna Twitter memposting ancaman terhadap Lisa, mengancam akan menembaknya begitu ia naik panggung comeback-nya. Pesan sejak itu telah dihapus ketika BLINK (fandom) melaporkan akun tersebut. Pengguna lain memposting gambar batu nisan, yang menyatakan bahwa mereka sudah memiliki pistol dan akan mengambil nyawa Lisa.
Seorang pejabat dari kedutaan membenarkan dalam panggilan telepon dengan media Korea Selatan bahwa informasi yang diposting di Twitter benar. Kedutaan menjelaskan mereka memutuskan untuk membuat postingan tegas karena Lisa adalah warga Thailand.
Sebagai tanggapan, YG Entertainment menyatakan, "YG mengambil langkah terbaik untuk memastikan keamanan dan perlindungan artis dan penggemar. Kami juga mengetahui masalah ini, dan kami akan mengumpulkan dan meninjau bukti melalui pemantauan data secara teratur serta laporan dari penggemar. Kami akan merespons dengan kuat tanpa keringanan hukuman."
Sementara itu, BLACKPINK dikonfirmasi untuk comeback merilis album baru Juni mendatang. Ini adalah comeback pertama mereka dalam setahun dan dua bulan setelah "Kill This Love".
(wk/chus)