Adi Kurdi meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON), Jakarta Timur pada Jumat (8/5). Rekan artis menyebut Adi menderita penyakit glaukoma sejak beberapa waktu lalu.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Jumat, 08 Mei 2020 - 17:12 WIB
WowKeren - Adi Kurdi, pemeran "Abah" dalam sinteron "Keluarga Cemara" meninggal dunia pada hari ini, Jumat (8/5). Lawan main Adi, Novia Kolopaking menyebut sang aktor meninggal di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON), Jakarta Timur pukul 11.31 WIB.
Adi meninggal dunia di usia 71 tahun karena penyakit tumor otak. "Jadi tumor otak, ada penyumbatan dan sekarang penuh cairan. Sudah disedot," ungkap Bernadetta Siti Restyratuti, istri Adi pada Jumat (8/5) seperti dilansir dari Kumparan.
Perempuan yang akrab disapa Tuti ini menegaskan sang suami meninggal dunia bukan karena COVID-19. "Pak Adi meninggal bukan karena COVID. Saya sakit kanker dan duduk di kursi roda, tapi kami semua negatif," sambungnya.
Saat ini jenazah Adi sedang dipersiapkan untuk dibawa ke Aula Bengkel Teater Rendra di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Tuti juga menolak kehadiran wartawan untuk meliput hari ini atas meninggalnya Adi.
"Enggak dimakamkan hari ini, akan ada misa dulu," tambah Tuti. "Tapi jangan sekarang (media) ke Cipayung. Besok saja, semua wartawan besok saja. Kami masih persiapan."
Sementara itu salah satu teman Adi, Harry Tjahyono menyebut kondisi Adi sebelum meninggal memang sempat mengalami penurunan. Bahkan mata Adi sudah tak bisa melihat lagi karena penyakit glaukoma yang dideritanya. Harry menceritakan pertemuan saat Adi syuting film "Terima Kasih Emak, Terima Kasih Abah".
"Kalau sakitnya, sih, enggak tahu," ujar Harry saat dihubungi. "Yang saya tahu, dia, kan, glaukoma, penglihatannya sudah tidak bisa, sudah buta, kemudian kemarin masih bikin 'Terima Kasih Emak, Terima Kasih Abah'."
Sebelumnya Novia Kolopaking mengatakan ada perubahan kesehatan dari Adi Kurdi. "Mas Adi Kurdi tidak bisa melihat. Tadi saya lupa sampaikan bahwasanya aslinya sekarang sudah tidak bisa melihat," kata Novia Kolopaking pada 4 Maret lalu.
Selama syuting film "Terima Kasih Emak, Terima Kasih Abah", Adi harus dibantu orang lain. "Itu yang membuat membuat kami menjadi lebih care karena, kan, (Adi Kurdi) ke mana-mana harus dituntun. Untuk dialog harus dibantu. Ya, jadi itu saja yang yang berkesan buat saya," tuturnya.
Untuk diketahui, film "Terima Kasih Emak, Terima Kasih Abah" arahan sutradara Dedi Setiadi itu awalnya akan tayang di bioskop pada 16 April 2020 mendatang. Namun, karena ada pandemi virus corona, film tersebut ditunda penayangannya.
(wk/tria)