Harga Gula Pasir Mulai Menurun, Mendag Janjikan Sebelum Lebaran Tembus Rp 12.500/Kg
Nasional

Harga gula pasir di sejumlah pasar tradisional bulan ini mulai menurun. Bila pada April lalu harga gula mencapai Rp 25.000/Kg-nya, harga saat ini telah mencapai kisaran Rp 14.000 - Rp 15.000 per Kg.

WowKeren - Harga eceran tertinggi (HET) gula pasir di sejumlah daerah di Indonesia masih belum mencapai harga semula Rp 12,500/Kg. Meski begitu, harga gula sudah mulai menurun dibandingkan pada bulan April lalu yang mencapai Rp 25.000/Kg-nya.

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto berjanji jika harga gula akan kembali ke angka Rp 12,500/Kg sebelum Idul Fitri nanti. Saat ini, harga gula di pasar telah mencapai ke angka belasan ribu Rupiah.

"Di pasar tradisional dalam proses distribusi sehingga diharapkan sekarang yang dalam kisaran Rp 14.000 - Rp 15.000 akan turun dalam waktu dekat, sebelum lebaran gula akan normal kembali," kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto di Gedung Negara Pakuan, Bandung melalui video conference, Jumat (8/5).

Meski harga gula berada di kisaran Rp 14.000/Kg, namun berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga gula rata-rata nasional hari ini masih di kisaran Rp 17.900. Tingginya harga gula tentunya menyulitkan masyarakat, apalagi penggunaannya kian tinggi saat memasuki bulan Ramadhan serta Idul Fitri.


"Namun demikian kami memastikan harga akan turun," tegas Agus. Meski masih tinggi di pasar tradisional, namun untuk konteks pasar ritel modern, Agus mengklaim harga gula pasir sudah berada di standar HET.

Demi menyamaratakan harga tersebut, Agus menyebut pihaknya akan terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan-bahan pokok melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota. Ia menegaskan akan menindak tegas setiap pelaku usaha yang tidak memenuhi aturan tersebut.

"Kami akan meningkatkan pengawasan dengan satgas pangan, serta menindaklanjuti tegas pelaku usaha yang tidak memenuhi peraturan pemerintah", tuturnya. Kemudian untuk memotong disparitas harga, Agus mengatakan akan mengoptimalkan penggunaan tol laut.

Agus juga akan akan melonggarkan regulasi terkait impor maupun ekspor, agar pemenuhan bahan pokok dalam negeri dapat terjaga. Dari sisi pendistribusian, ia mengatakan sudah mengeluarkan surat edaran kepada para gubernur, bupati, dan walikota untuk memastikan kelancaran pendistribusian bahan-bahan pokok tersebut. Terutama di tengah kondisi pandemi saat ini.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait