Empat penumpang Moda Raya Terpadu dinyatakan positif terinfeksi virus coroba (COVID-19), lantas apakah stasiun MRT tetap nekat akan terus beroperasi saat ini?
- Ruth Meliana
- Sabtu, 09 Mei 2020 - 14:16 WIB
WowKeren - Kabar empat penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) positif terinfeksi virus corona (COVID-19) cukup membuat heboh. Hasil tersebut diketahui setelah Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan rapid test tahap pertama di stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta pada Rabu (6/5).
Hasil rapid test tersebut menemukan ada 4 penumpang yang menunjukkan reaktif COVID-19. Keempatnya kemudian menjalani swab test (PCR) dan dinyatakan positif terkena virus corona.
”Rapid test sebelumnya di Dukuh Atas pada 6 Mei 2020 lalu, ada empat warga dinyatakan positif setelah hasil uji swab,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Raditya Jati seperti dilansir dari Detik pada Jumat (8/5). “Keempat warga selanjutnya dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet.”
Setelah 4 penumpang dinyatakan positif COVID-19, pihak MRT langsung saat itu juga melakukan pembersihan dan sterilisasi terhadap enam rangkaian kereta Ratangga yang beroperasi. Bahkan, petugas juga melakukan pembersihan pada permukaan interior dan eksterior kereta demi menghilangkan jejak-jejak virus.
Walau begitu, stasiun MRT masih tidak menunjukkan tanda-tanda akan ditutup menyusul adanya penumpang yang terinfeksi corona. Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhammad Kamaluddin mengatakan jika pihaknya memang belum berencana melakukan penutupan stasiun.
Meski tidak ditutup, kini MRT akan melakukan protokol kesehatan yang ketat bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan transportasi ini. Hal ini demi mengantisipasi adanya kasus penyebaran virus corona di MRT.
”Belum ada tambahan penutupan stasiun lagi,” kata Kamaluddin pada Sabtu (9/5). “Pencegahan ke depannya pemeriksaan suhu tubuh, kewajiban menggunakan masker, dan penerapan physical distancing tetap kami tegaskan di setiap lokasi prasarana dan sarana MRT Jakarta.”
Saat ini, jalur MRT masih bisa diakses di stasiun Lebak Bulus Grab, Fatmawati, Cipete Raya, Blok M BCA, Dukuh Atas BNI, dan Bundaran HI. Sementara itu, stasiun yang sudah ditutup sementara akibat perpanjangan PSBB di DKI antara lain stasiun Senayan, Bendungan Hilir, Stasiun Haji Nawi, Blok A, ASEAN, Istora Mandiri, dan Setiabudi Astra.
(wk/lian)