Singapura Kerahkan Robot 'Mengerikan' Untuk Patroli Saat Pandemi Corona, Warganet: Bikin Merinding
The Straits Times/Gin Tay
Tekno

Robot bernama Spot tersebut telah mulai berpatroli di Taman Bishan-Ang Mo Kio, Singapura, sejak Jumat (8/5) pekan lalu. Uji coba robot tersebut dilakukan oleh Dewan Taman Nasional (NParks) serta Kelompok Negara Cerdas dan Pemerintah Digital (SNDGG).

WowKeren - Singapura memiliki sejumlah cara unik untuk menekan penyebaran virus corona (COVID-19). Salah satunya adalah dengan mengerahkan robot berkaki 4 untuk berpatroli di Taman Bishan-Ang Mo Kio mulai Jumat (8/5) pekan lalu.

Robot tersebut bertugas mengingatkan warga yang ada di taman itu untuk menerapkan social distancing. Uji coba robot bernama Spot tersebut dilakukan oleh Dewan Taman Nasional (NParks) serta Kelompok Negara Cerdas dan Pemerintah Digital (SNDGG).

Video Spot yang tengah berpatroli di taman pun viral di media sosial. Akun Twitter @ggreenwald yang mengunggah video itu menyebut robot patroli tersebut sebagai hal yang "mengerikan" dan "bersifat distopia".

"Salah satu hal yang paling mengerikan dan paling distopian yang saya lihat sejak pandemi dimulai: robot yang dikendalikan dari jarak jauh yang dilengkapi dengan kamera yang mengerikan berpatroli di Taman Bishan-Ang Mo Kio, Singapura, (untuk sekarang) demi memperingatkan tentang social distancing," cuit akun tersebut. "Lihat rasa takutnya (para warga)."


Twitter/@ggreenwald

Hingga Senin (11/5), cuitan tersebut telah mendapat 18,3 ribu retweets dan 37,4 ribu likes. Video tersebut juga telah diputar sebanyak 4,8 juta kali.

Warganet lantas membanjiri kolom komentar unggahan tersebut. Ada yang setuju dan menilai robot tersebut mengerikan hingga membuat merinding, namun ada pula yang menilai bahwa robot sudah mulai umum digunakan di ruang publik.

"Hal ini benar-benar bikin bulu kudukku merinding," tulis akun @Ja***81. "Apabila ini adalah masa depan kita, maka aku ingin menyembunyikan diri dari kenyataan. Teknologi akan menjadi kematian kita. Ini adalah hal yang menakutkan dan perlu dibatasi," tambah akun @cl**bo.

"Hal ini sama sekali bukan distopia. Untuk mereka yang bekerja dengan AI dan ML, robot itu hanya sekadar kode dan elektronik," komentar akun @ti***nn. "Apa yang sebenarnya mengerikan dari hal ini? Robot itu tampak seperti penggunaan teknologi yang hebat," timpal akun @He***es.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait