Viral Kabar Pesepeda Meninggal Keracunan CO2 Gegara Pakai Masker, Ini Kata Dokter
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Sebuah informasi sempat beredar viral terkait seorang pesepeda yang meninggal saat latihan di Monas. Pesepeda itu disebut-sebut meninggal akibat keracunan karbon dioksida karena memakai masker.

WowKeren - Pandemi virus corona telah banyak mengubah kebiasaan masyarakat dalam melakukan aktivitas mereka. Misalnya salah satunya terkait pemakaian masker saat berada di luar rumah.

Sementara itu, orang-orang juga sepertinya mulai bosan dengan pembatasan sosial selama berbulan-bulan yang tidak memungkinkan mereka untuk berinteraksi secara langsung dengan teman dan sanak saudara.


Sebuah informasi sempat beredar viral terkait seorang pesepeda yang meninggal saat latihan di Monas. Pesepeda itu disebut-sebut meninggal akibat keracunan karbon dioksida karena memakai masker saat bersepeda.

Terkait hal ini, dokter jantung dari Siloam Hospital, dr Vito A Damay, SpJP, angkat bicara. Vito mengatakan jika pemakaian masker memang bisa menghalangi pertukaran udara. Meski demikian, pemakaian masker tidak seharusnya semudah itu menjadi penyebab hilangnya nyawa.

"Harusnya pemakaian masker kain dan masker bedah tidak semudah itu membuat orang meninggal," ujar Vito dilansir detikcom, Senin (1/6). "Kecuali, masker yang digunakan sangat rapat sampai tidak ada celah dan rongga sedikitpun."

Lebih lanjut, ia mengungkap risiko kematian mendadak di usia yang masih mudah lebih sering dikaitkan dengan kondisi jantung. Meski demikian, perlu dilakukan pemeriksaan maupun autopsi untuk memastikannya.

Ia menyarankan jika terpaksa berolahraga di luar rumah maka sebaiknya memakai masker yang terbuat dari kain saja. Dan masker ini mungkin bisa dilepas jika tidak ada orang di sekitar agar tidak menghalangi pernapasan.

"Kalau Anda bisa olahraga di tempat sepi dan tidak ada orang lain," lanjut Vito. "Anda bisa lepas sementara masker itu. Nanti dipakai lagi kalau ada orang dalam radius 2 meter di dekat Anda.

"Dilansir Antara, sebuah akun Instagram mengepost informasi terkait seorang pesepeda yang tewas di Monas akibat mengenakan masker saat berolahraga. Namun kekinian, informasi tersebut diralat. Pesepeda meninggal bukan karena masker namun akibat serangan jantung.

"Itu sudah dipastikan oleh dokter," kata Kepala Kepolisian Sektor Gambir, Ajun Komisaris Besar Kade Budiyarta. "Keluarganya juga mengatakan dia (H) memang punya riwayat jantung."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts