Demi 2 Orang Anaknya, Pria Ini Rela Gantikan Istri Bertugas di Ruang Isolasi COVID-19
Getty Images
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Lambang mengaku jika dirinya hanya pulang sesekali lantaran takut membahayakan anggota keluarga yang lain sebab sehari-hari ia berkontak dengan pasien COVID-19.

WowKeren - Seorang pria di Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), rela menggantikan istrinya untuk bertugas di ruang isolasi COVID-19. Pria tersebut sehari-harinya memang berprofesi sebagai perawat, sama dengan istrinya.

Ia merupakan seorang perawat yang bekerja di Rumah Sakit SI Pangkalan Bun. Ia mengaku jika dirinya menawarkan diri untuk menggantikan posisi istrinya yang bertugas di ruang isolasi.

"Saya bekerja di iso COVID-9 mulai 1 April 2020. Awalnya, sebelum ke isolasi COVID-19," kata Lambang seperti dilansir Okezone, Rabu (3/6). "Saya menawarkan diri menjadi relawan perawat COVID-19 untuk menggantikan posisi istri saya yang ditugaskan di iso COVID-19."

Adapun keputusannya itu demi dua orang anaknya yang masih kecil. Keduanya masih sangat membutuhkan sosok ibu untuk merawat mereka. "Anak pertama saya laki-laki yang berumur 4 tahun dan anak kedua perempuan umur 1,5 tahun," ujar Lambang.


Ia kemudian bercerita jika dirinya mulai bergabung ke ruang isolasi mulai 1 April lalu dan tinggal di rusunawa RS SI. Ia pulang ke rumah namun hanya sesekali. Sebab, ia takut jika dirinya pulang justru akan membahayakan nyawa anggota keluarga yang lainnya. Sehingga untuk meminimalisir risiko tersebut dirinya tidak pulang.

"Karena takut jika saya membawa virus saat pulang. Pada saat tenaga kesehatan RS SI ada yang terkonfirmasi positif COVID-19," tutur dia menjelaskan. "Saya memutuskan untuk tidak pulang sama sekali ke rumah."

Sebab dalam kesehariannya, ia telah berkontak dengan orang-orang yang nyata-nyata positif COVID-19. "Saya satu kamar dengan adik saya yang juga positif COVID-19 dan sekamar juga dengan teman dekat saya yang positif COVID-19. Jadi satu kamar saya berinteraksi dekat dengan dua orang dekat saya yang positif COVID-19," lanjutnya.

Namun beruntung, Lambang tidak terpapar virus. "Jadi saya merasa terpapar dengan 3 orang positif COVID-19 karenanya saya jadi takut untuk pulang. Tadi malam baru keluar juga hasil swab kedua saya yang alhamdulillah negatif," imbuhnya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts