Jumlah Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Segerombol Masyarakat Malah Asyik Liwetan
Nasional

Media sosial dihebohkan dengan kabar segerombol orang yang menggelar acara liwetan di tengah pandemi COVID-19. Foto dan video mereka telah beredar luas dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

WowKeren - Pandemi COVID-19 di Indonesia belum menunjukkan perubahan yang baik. Jumlah kasus baru terinfeksi virus Corona terus bertambah setiap harinya. Hingga sore ini, Seni (8/6), jumlah kasus kseluruhan di Indonesia menyentuh angka 31.186.

Kendati demikian, pemerintah daerah di Indonesia mulai bersiap melonggarkan aturan pembatasan aktivitas masyarakat. Namun sebenarnya masyarakat harus hidup dengan new normal atau kenormalan baru agar mencegah munculnya klaster-klaster baru COVID-19, yakni dengan tetap menjaga jarak dan menjaga kesehatan dengan memakai masker serta rajin mencuci tangan.

Namun, beberapa hari terakhir ini banyak beredar foto-foto masyarakat saat berkegiatan bersama dengan mengabaikan protokol pencegahan virus Corona. Salah satunya adalah kegiatan liwetan atau makan bersama dengan masakan ditaruh di atas daun pisang. Aksi nekat masyarakat tersebut tentu membawa kekhawatiran sendiri.

Jumlah Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Segerombol Masyarakat Malah Asyik Liwetan

Instagram

Dilansir dari LineToday, Senin (8/6), tampak mereka tak ragu membagikan foto dan video kebersamaan mereka tengah santap bareng. Diduga, kejadian tersebut terjadi di daerah yang sudah berstatus dalam zona hijau.


Jumlah Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Segerombol Masyarakat Malah Asyik Liwetan

Seperti diketahui, virus COVID-19 menular melalui droplets atau cairan tubuh orang dengan virus Corona. Lalu virus tersebut dapat masuk ke tubuh jika tangan yang terpapar virus menyentuh mata, hidung, dan mulut. Hal ini tentu tak seharusnya dilakukan oleh masyarakat Indonesia di situasi saat ini yang masih belum bebas Corona.

Kegiatan makan bersama seperti liwetan ini, membuat potensi penularan virus Corona semakin besar karena posisi duduk yang berdekatan. Ditambah lagi, makanan satu orang dengan yang lain dalam posisi dekat, bahkan tak jarang tercampur.

Jumlah Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Segerombol Masyarakat Malah Asyik Liwetan

Jika kegiatan makan liwetan seperti ini hanya dilakukan bersama orang satu rumah, maka tidak terlalu berisiko. Lain halnya jika kegiatan ini dilakukan bersama para tetangga dan lingkaran pertemanan yang kita tidak tahu apakah mereka pembawa virus atau tidak.

Penularan virus COVID-19 akibat makan bersama ini sudah terjadi di Parepare, Sulawesi Selatan. Satu keluarga dinyatakan positif Corona. Bahkan warga satu komplek mereka di Perumahan Lompoe harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait