Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat peningkatan volume kendaraan mencapai rata-rata 100 persen pada hari pertama kerja di masa PSBB transisi pada Senin (8/6) kemarin.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 09 Juni 2020 - 22:29 WIB
WowKeren - DKI Jakarta kini telah memasuki masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Terjadi peningkatan volume kendaraan di Ibu Kota di masa PSBB transisi.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat peningkatan volume kendaraan mencapai rata-rata 100 persen pada hari pertama kerja di masa PSBB transisi pada Senin (8/6) kemarin. Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat sudah ada 36.459 kendaraan yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman dari Ratu Plaza mengarah ke Sarinah.
Angka tersebut naik secara signifikan jika dibandingan dengan pekan sebelumnya. Pada Senin (1/6), tercatat hanya ada 18.744 kendaraan yang melintas.
"Jumlah kendaraan yang melintas meningkat 94,5 persen pada 8 Juni 2020," jelas Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar dilansir CNN Indonesia pada Selasa (9/6).
Peningkatan volume kendaraan juga terjadi di ruas Jalan MH Thamrin dari Sarinah mengarah ke Ratu Plaza. Pada Senin (1/6) pekan lalu, tercatat ada 8.246 kendaraan yang melintas.
Sedangkan pada Senin (8/6) kemarin, tercatat ada 16.663 kendaraan yang melintas. "Meningkat 102,1 persen dibanding pekan sebelumnya," terang Fahri.
Adapun sejumlah ruas jalan di Ibu Kota kembali dipadati oleh kendaraan pada hari pertama pembukaan perkantoran di masa PSBB transisi kemarin. Selain itu, antrean di stasiun KRL juga terpantau padat imbas perkantoran yang mulai beroperasi.
Di sisi lain, Pemprov DKI kembali mengizinkan ojek online alias ojol untuk mengangkut penumpang di masa PSBB transisi mulai Senin (8/6) kemarin. Merespon kebijakan tersebut, Gojek mengumumkan bahwa mereka akan kembali membuka fitur angkut penumpang ojolnya, GoRide di aplikasi mereka sesuai dengan tanggal yang telah ditetapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
(wk/Bert)