Ada Pembatasan Usia, Aturan PPDB SMK DKI Diprotes
Nasional

Orang tua murid berharap aturan pembatasan usia bisa dihilangkan agar siswa yang memiliki nilai prestasi bagus serta jarak rumahnya sesuai bisa masuk ke sekolah terdekat melalui sistem zonasi.

WowKeren - Forum Orang Tua Murid SMP mendatangi kantor Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota. Adapun maksud tujuan mereka adalah untuk menyampaikan protes terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA DKI tahun 2020.

Protes yang mereka sampaikan adalah mengenai adanya pembatasan usia pada seleksi PPDB tahun ini. Juru Bicara Forum Orang Tua Murid, Dewi Julia mengatakan usia yang paling tua yang menjadi prioritas di PPDB SMA DKI tahun 2020 ini. Sistem yang ada di DKI, dikatakannya, sudah tak lagi mencerminkan prinsip zonasi seharusnya, yakni yang berdasarkan jarak dan nilai siswa.

"Kami melihat dari sistem zonasi tidak sesuai dengan semangat zonasi," kata Dewi di Balai Kota, Jakarta, Kamis (11/6). "Yang mana harusnya zonasi itu berdasarkan jarak dan berdasarkan nilai yang diraih siswa tapi sistem yang ada di DKI hanya melihat usia."


Para orang tua murid berharap agar aturan pembatasan usia tersebut bisa dihilangkan. Dengan begitu, siswa yang memiliki nilai prestasi bagus serta jarak rumahnya sesuai bisa masuk ke sekolah terdekat melalui sistem zonasi.

Sebelumnya, Forum Orang Tua Murid (FOTM) SMP untuk PPDB SMA 2020 sempat menggelar pertemuan dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Pemprov DKI Jakarta pada Kamis (4/6) pekan lalu. Petunjuk teknis PPDB SMA DKI 2020 yang ditetapkan melalui SK Kepala Dinas Pendidikan DKI Nomor 501 dinilai membawa perubahan untuk PPDB jalur zonasi dan prestasi akademik.

Juru Bicara Forum OTM, dr Fitri Alem mengungkap jika pihaknya telah membuka ruang bagi para wali murid untuk memberikan masukan terkait hal itu. Langkah ini pun mendapat respons yang cukup baik.

"Kami telah membuka ruang secara daring untuk menjaring masukan dari orang tua murid," kata Fitri melalui keterangan tertulis, Selasa (9/4). "Dan dalam 3 hari lebih dari 400 orang tua murid telah merespons."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait