Puluhan Pedagang Di 8 Pasar Jakarta Positif Virus Corona, Ini Daftar Lokasinya
Getty Images/NurPhoto
Nasional

Sejumlah pedagang yang tersebar di 8 pasar provinsi DKI Jakarta dilaporkan positif terinfeksi virus corona (COVID-19) usai jalani swab test PCR. Ini daftar penyebarannya.

WowKeren - Provinsi DKI Jakarta masih terus menunjukkan penambahan kasus virus corona (COVID-19) yang cukup signifikan setiap harinya. Data terbaru melaporkan banyaknya pedagang yang terinfeksi virus corona di sejumlah pasar.

Perumda Pasar Jaya dan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) telah merilis data pedagang pasar di ibu kota yang terpapar COVID-19. Keduanya melaporkan adanya puluhan pedagang yang terinfeksi virus corona di setidaknya 8 pasar.

Delapan pasar tersebut adalah Perumnas Klender, Cijantung, Serdang, Rawa Kerbau, Induk Kramat Jati, Mester Jatinegara, Kedip, dan Grogol. Meski demikian, ada perbedaan jumlah pedagang yang dinyatakan positif virus corona beserta sebarannya berdasarkan data Perumda Pasar dengan IKAPPI.

Data Perumda Pasar Jaya menyatakan ada 52 pedagang yang terkonfirmasi positif COVID-19 di 5 pasar DKI Jakarta. Berikut merupakan sebarannya di sejumlah lokasi:

1. Pasar Perumnas Klender: 20 orang.

2. Pasar Cijantung: 1 orang.

3. Pasar Serdang, Kemayoran: 14 orang.

4. Pasar Rawa Kerbau, Cempaka Putih: 14 orang.

5. Pasar Induk Kramat Jati: 3 orang.


Sedangkan data IKAPPI hingga Kamis (11/6) menyatakan ada 51 pedagang positif COVID-19 di 6 pasar. Berikut merupakan sebarannya di sejumlah lokasi:

1. Pasar Perumnas Klender: 20 orang.

2. Pasar Mester Jatinegara: 1 orang.

3. Pasar Serdang Kemayoran: 9 orang.

4. Pasar Kedip, Kebayoran Lama: 2 orang.

5. Pasar Rawa Kerbau, Cempaka Putih: 14 orang.

6. Pasar Induk Kramat Jati: 5 orang.

Sementara itu, Informasi terbaru menyatakan adanya seorang pedagang di Pasar Grogol, Jakarta Barat yang dinyatakan positif virus corona berdasarkan hasil swab test. Pedagang tersebut langsung ditindaklanjuti oleh pihak Sudinkes Jakbar dan diperkenankan isolasi mandiri dirumah.

Menyikapi hal tersebut, Perumda Pasar Jaya menegaskan akan menutup pasar tradisional di DKI Jakarta selama tiga hari di tempat yang memiliki kasus positif virus corona. Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin juga menjelaskan pihaknya akan melakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh ke pasar tersebut.

”Mau tidak mau kalau ada yang terindikasi positif, pasar itu ditutup tiga hari untuk dilakukan penyemprotan dan sterilisasi,” kata Arief dalam siaran video conference seperti dilansir dari Kompas, Kamis (11/6). “Kalau satu hari di awal berpikirnya takut virusnya tidak mati, jadi kita sterilisasi tiga hari tutup setelahnya baru beroperasi lagi.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait