Ini Keuntungan Pakai Face Shield Ketimbang Masker Kala New Normal Menurut Ahli Kesehatan
Health

Banyak masyarakat masih ragu untuk mengenakan face shield atau pelindung wajah selama new normal. Ahli kesehatan lantas mengungkapkan manfaatnya.

WowKeren - Pelindung wajah atau face shield telah menjadi salah satu benda yang paling dibutuhkan selama pandemi virus corona (COVID-19). Menjelang new normal, penggunaan face shield diharapkan dapat menjadi salah satu opsi untuk menjaga diri dari penularan virus corona.

Pemakaian face shield sendiri dapat dipadukan dengan masker sebagai perlindungan wajah saat beraktivitas di luar rumah. Meski demikian, rupanya masih banyak orang yang ragu-ragu dalam menggunakan face shield lantaran sebagian orang masih canggung, tidak nyaman, atau belum terbiasa mengenakannya di tempat umum.

Namun, ahli kesehatan lantas menjelaskan sejumlah keuntungan jika menggunakan face shield ketimbang masker. Pelindung wajah dinilai tidak perlu dilepas saat orang akan makan di tempat umum.

Keuntungan memakai face shield lainnya adalah dapat membuat orang lain dapat melihat ekspresi dan mendengar ucapan yang disampaikan lebih jelas daripada memakai masker. Selain itu, pelindung wajah dinilai lebih mudah dibersihkan ketimbang memakai masker.

Orang hanya perlu membersihkan face shield dengan menggunakan air dan sabun. “Face shield harus dibersihkan setiap hari menggunakan air dan sabun, keringkan dengan saksama sebelum digunakan kembali,” jelas Pakar Penyakit Menular dari Fakultas Kedokteran Universitas Nasional Singapura, Paul Tambyah seperti dilansir dari Straits Times, Kamis (18/6).


Penggunaan face shield sendiri cukup mudah. Pastikan seluruh area wajah terlindungi, dari telinga kanan ke telinga kiri, dari dahi ke dagu. Tidak boleh ada celah sedikitpun antara bagian pelindung yang dikaitkan di kepala dengan bagian perisai plastiknya.

Jenis proteksi yang diberikan face shield berbeda dari masker. Masker melindungi orang lain di sekitar dari kuman atau virus yang dibawa. Sedangkan pelindung wajah melakukan sebaliknya, melindungi orang dari infeksi virus yang kemungkinan dibawa orang-orang di sekitar.

Dokter dari Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins di Baltimore, Amesh Adalja menyatakan jika pelindung wajah bisa bisa menggantikan masker untuk pencegahan COVID-19. “Saya pikir ada lebih banyak bukti yang mendukung penggunaannya,” ujar Adalja.

Pernyataan ini sesuai dengan studi yang diterbitkan oleh Journal of the American Medical Association. Face shiled terbukti mengurangi paparan virus hingga 96 persen ketika dipakai di hadapan orang yang batuk dengan jarak 18 inci.

Pada jarak sosial yang dianjurkan, yakni sejauh enam kaki atau dua meter, perlindungannya terhadap paparan virus mencapai 92 persen. Selain itu, face shield juga melindungi area mata, sementara masker hanya menutupi hidung dan mulut.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait