Nayeon TWICE Dapat Ancaman Pembunuhan Sementara Stalker Halu Masih Mengancam
Selebriti

Laman tersebut meminta dukungan kepada followernya terkait rencana mereka untuk membunuh Nayeon. Para adminnya merencanakan untuk bertemu di suatu lokasi di Seoul untuk menjalankan rencana mereka ini.

WowKeren - Keselamatan Nayeon TWICE kembali terancam setelah pelantun "Dance the Night Away" itu sempat diganggu seorang stalker asal Jerman. Kali ini, penyanyi cantik kelahiran 1995 tersebut mendapatkan ancaman pembunuhan.

Pada Rabu (1/7), salah satu laman Facebook memposting ancaman kematian yang ditujukan kepada Nayeon tepat pada pukul 7 malam waktu Korea. Laman tersebut bernama "Death is the key" yang artinya kematian adalah kunci dan sudah terverifikasi.

Laman "Death is the key" ini memiliki follower yang tidak sedikit, yakni sebanyak 24 ribu orang. Pada kolom terkait informasi tentang laman tersebut, tertera bahwa pada adminnya berasal dari Beijing, Tiongkok.

Pada salah satu postingan, laman tersebut meminta dukungan kepada followernya terkait rencana mereka untuk membunuh Nayeon. Para adminnya bahkan merencanakan untuk bertemu di suatu lokasi di Seoul untuk menjalankan rencana mereka ini.


Nayeon TWICE Dapat Ancaman Pembunuhan Sementara Stalker Halu Masih Mengancam

Source: Allkpop

"Semuanya, dukung kami. Kami akan mencoba membunuh Nayeon. Kami para admin akan bertemu di 205 Gangdong-daero, Seongnae-dong, Gangdong-gu, Seoul, Korea Selatan. Dan cobalah temukan mereka. Berharap kalian mendukung kami. Kematian sudah dekat, Nayeon," tulis mereka di postingan tersebut.

Di sisi lain, stalker halu Nayeon yang bernama Josh belum lama ini mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke Korea demi bertemu Nayeon. Cowok yang mengaku jatuh cinta dengan Nayeon itu masih ingin meneruskan niatnya yang belum kesampaian untuk menyatakan perasaan.

"Hai, bisakah kalian memberitahu Nayeon sesuatu yang penting? Aku bukan stalker. Aku benar-benar mencintai Nayeon dan aku harus bicara dengannya tentang perasaanku. Tolong minta padanya agar memberiku kesempatan untuk menjelaskan. Tolong. Ada banyak berita palsu tentang aku di internet. Dan tolong bilang pada Nayeon kalau aku akan kembali ke Korea segera setelah pembatasan perjalanan akibat COVID-19 dicabut (mungkin nanti di awal Juli)," ucapnya.

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts