Istri Hakim PN Medan Divonis Hukuman Mati Usai Bunuh Suami, Respons Puas Anak Tiri Disorot
Nasional

Zuraida Hanum sudah dinyatakan terbukti mendalangi pembunuhan atas Hakim PN Medan, Jamaluddin, yang menggegerkan akhir tahun lalu. Atas perbuatannya, Zuraida pun divonis hukuman mati.

WowKeren - Akhir tahun lalu Indonesia dibuat geger dengan penemuan jenazah Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin. Kematiannya kala itu menjadi pembicaraan panas karena ditemukan di dalam mobil yang terjun ke jurang dan jenazahnya mengenakan pakaian olahraga.

Penyelidikan digelar hingga kepolisian menyimpulkan istri sang hakim, Zuraida Hanum merupakan otak di balik pembunuhan tersebut. Ia pun digiring ke penyidikan lebih lanjut bersama 2 eksekutor lain, yakni JP dan RN.

Dan kekinian hukuman untuk Zuraida pun sudah dijatuhkan. Dalam sidang vonis yang digelar kemarin, Rabu (1/7), Zuraida divonis hukuman mati oleh hakim karena terbukti mendalangi pembunuhan serta melakukan tindakan asusila untuk memengaruhi eksekutor.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Zuraida Hanum terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana dan terbukti dengan dakwaan primer," ujar Ketua Majelis Hakim, Erintuah Damanik, lewat sidang yang diadakan secara virtual itu. "Serta menjatuhkan pidana dengan pidana mati."


"Majelis hakim berkesimpulan kedekatan hubungan tersebut merupakan bagian upaya terdakwa Zuraida Hanum untuk mempengaruhi saksi Jefri Pratama," imbuh hakim lagi, dilansir dari Detik News, Kamis (2/7). "Agar mau melakukan sebagaimana diinginkan oleh terdakwa Zuraida Hanum."

Keputusan ini pun langsung membuat suasana sidang jadi bergemuruh. Bahkan putra mendiang hakim, Kenny Akbari Jamal, blak-blakan mengaku puas atas vonis yang dijatuhkan kepada ibu tirinya itu.

"Cukup puaslah dengan putusan ini," ujar Kenny, dikutip dari Tribun Medan. "Karena memang ini yang kami harapkan."

Kenny dan saudaranya yang lain, Rajif Fandi Jamal, serta mantan asisten pribadi sang ayah, Cut Rafika Lestari, memang turut hadir dalam persidangan tersebut. Hanya saja Kenny enggan memberikan komentar perihal kedekatan hubungan sang ibu tiri dengan 2 eksekutor lain.

Kasus ini memang sempat sangat menyita perhatian nasional. Pasalnya pada awal penyelidikan nyaris tak ada kecurigaan yang terarah terhadap Zuraida lantaran ia sempat memberikan keterangan palsu yang membuat publik berspekulasi kasus terjadi sebagai risiko atas pekerjaan korban.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts