Ogah Pusing Soal Reshuffle, Mensos Tegaskan Hanya Fokus Pada Hal Ini
Nasional
Ancaman Reshuffle Kabinet Jokowi

Tidak mau dipusingkan dengan ancaman reshuffle dari Presiden Joko Widodo, Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara menegaskan hanya akan fokus pada hal ini.

WowKeren - Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu telah memarahi jajaran menterinya akibat buruknya penanganan pandemi virus corona (COVID-19). Jokowi bahkan mengancam akan melakukan reshuffle kabinet jika para menteri tidak segera memperbaiki kinerja mereka.

Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara lantas angkat berbicara mengenai kemarahan Presiden Jokowi. Ia mengaku sama sekali tidak mau ambil pusing dengan ancaman pergantian kabinet yang telah dikumandangkan Jokowi.

Juliari menegaskan jika dirinya saat ini hanya akan fokus dalam menjankan tugasnya sebagai menteri di Kementerian Sosial (Kemensos). Oleh sebab itu, isu reshuffle dianggapnya sebagai hal yang tidak terlalu penting. Sebagai menteri, Juliari mengaku hanya bisa terus memberikan kinerja terbaiknya.

”Ya kita enggak mikirin kayak begitulah, kita kerja saja,” kata Juliari kepada wartawan usai menghadiri rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Rabu (1/7). “Kita tugasnya kerja, enggak mikirin reshuffle.”


Lebih lanjut Juliari menyerahkan sepenuhnya keputusan reshuffle pada Jokowi. Menurutnya, pergantian kabinet merupakan tugas dari seorang presiden, bukan menteri. “Itu kan hak prerogatifnya presiden, ya kita tugasnya kerja saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, isu reshuffle mencuat setelah Presiden Jokowi marah saat mengetahui rendahnya realisasi belanja kementerian dan lembaga negara selama pandemi. Bahkan, Jokowi secara khusus menyampaikan rasa jengkelnya terhadap Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dikarenakan lambatnya penggunaan dana penanganan virus corona.

Menurut penuturan Jokowi, anggaran penanganan pandemi virus corona di sektor kesehatan sebesar Rp75 triliun. Namun, Kemenkes baru mengeluarkan sebesar 1,53 persen sehingga hal tersebut memicu kemarahan Jokowi. Ia menilai situasi di Indonesia saat ini sudah begitu gawat sehingga anggaran yang tidak segera dikeluarkan membuat pandemi semakin parah.

Mantan Wali Kota Solo secara galak menyampaikan tak segan untuk merombak kabinet jika para menteri tidak membenahi kinerjanya. “Bisa saja membubarkan lembaga, bisa saja reshuffle, sudah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat Perppu yang lebih penting lagi, kalau memang diperlukan,” tegas Jokowi beberapa waktu lalu.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts