Polisi Ungkap Lokasi Kedai Starbucks yang Pegawainya Lecehkan Pelanggan Lewat CCTV
Nasional

Belum lama ini beredar video viral yang menampilkan pegawai Starbucks mengutak-atik monitor CCTV hingga menyoroti bagian dada pelanggan wanita yang sedang duduk bersantai di kafe.

WowKeren - Polsek Metro Tanah Abang Jakarta Pusat menyelidiki lokasi aksi pegawai Starbucks yang diduga mengintip pelanggan lewat pantauan CCTV. Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP M Jauhari, mengatakan dari hasil penelusuran diketahui kejadian itu terjadi di gerai Starbucks yang ada di Sunter Mall, Jakarta Utara.

AKBP M Jauhari mengatakan bahwa informasi ini ia peroleh dari keterangan pihak Starbucks yang ditemui kepolisian di kantor Starbucks di Gedung Sahid, Sudirman, Jakarta Pusat. Pihak Starbucks menjelaskan kejadiannya, TKP di Sunter Mall, Jakarta Utara," kata Jauhari dalam keterangannya, dilansir dari CNN pada Kamis (2/7).

Jauhari juga menyampaikan bahwa insiden memalukan tersebut terjadi pada hari Rabu (1/7). Lebih lanjut, Kapolsek Metro Tanah Abang tersebut juga menyatakan kalau pihaknya telah mengetahui informasi terkait identitas pelaku.

"Awal viralnya video tersebut disebarkan oleh karyawan yang bernama D ke kawannya," lanjut keterangan Jauhari.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus sebelumnya mengatakan sejauh ini kepolisian belum menerima laporan terkait peristiwa itu. Kata Yusri, pelaku yang merekam dan menyebarkan video itu bakal dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Bagi pelaku yang merekam dan menyebarkan tentu ini telah melanggar, akan kita kenakan juga pasal UU ITE," paparnya.

Di sisi lain, berdasarkan video yang beredar, pelaku mengutak-atik monitor CCTV hingga menyoroti pelanggan wanita yang sedang duduk bersantai di kafe. Namun pelaku justru memperbesar tampilan layar saat menyoroti bagian dada pelanggan wanita tersebut lalu tertawa bersama beberapa temannya.

PT Sari Coffee Indonesia menyatakan perilaku tersebut tidak dapat ditoleransi. GM PR & Communications PT Sari Coffee Indonesia, Andrea Siahaan, mengatakan pihaknya memastikan bahwa pegawai tersebut sudah tidak lagi bekerja di Starbucks.

"Kami memastikan bahwa individu yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi bersama PT Sari Coffee Indonesia," ujarnya.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts