Istri KSAD Curi Perhatian Diduga Pakai Masker Rp 22 Juta, Tim Pakar Gugus Tugas Bilang Begini
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Istri KSAD Jenderal Andika Perkasa, Diah Erwiany, mencuri perhatian publik dengan jenis masker yang digunakannya, salah satunya dalam acara olahraga bersama di Akademi Militer pada Sabtu (4/7) lalu.

WowKeren - Masker kini sudah menjadi kebutuhan di tengah pandemi corona. Berbagai macama jenis masker pun tersedia, mulai dari masker bedah sekali pakai, masker kain, hingga masker N95 yang sama-sama memiliki fungsi untuk mencegah droplets (medium virus corona) masuk ke tubuh.

Berbicara soal masker, istri KSAD Jenderal Andika Perkasa, Diah Erwiany, mencuri perhatian publik dengan jenis masker yang digunakannya. Dalam acara olahraga bersama di Akademi Militer pada Sabtu (4/7) lalu, Diah tampak mendampingi Jenderal Andika dengan menggunakan masker transparan.

Tidak seperti masker bedah atau kain yang menempel pada wajah, masker yang digunakan Diah tampak memiliki rongga untuk bernapas normal. Foto Diah yang diunggah ke akun media sosial resmi TNI Angkatan Darat pun mencuri perhatian banyak warganet.

"Bu kasad maskernya keren beli dimana," tulis akun @vi***ti. "Masker nya IBU pasti MAHAL," tambah akun @sh***le.


Melansir Kumparan, masker yang digunakan Diah tersebut diduga berjenis clean space purifying respirator. Masker tersebut didesain agar penggunanya bisa tetap menghirup udara segar dengan normal meski mulut dan hidungnya tertutup.

Bentuknya yang transparan juga memudahkan pengguna masker ini untuk berkomunikasi satu sama lain. Efisiensi penyaringan masker jenis ini bahkan mencapai 99,97 persen untuk partikel sekecil 0,3 um ke atas, termasuk biohazard.

Selain itu, masker ini juga menggunakan teknologi terkini dan dapat di-recharge dengan ketahanan 9 jam pemakaian. Menurut data Fisher Scientific, Harga masker ini tergolong mahal yaitu SGD 2.133 atau senilai Rp 22.233.261.

Penggunaan masker istri KSAD ini rupanya direspons positif oleh Ketua Tim Pakar Gugus Tugas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito. "Sekarang inovasi alkes/APD (alat pelindung diri) makin besar," ujar Wiku dilansir Kumparan pada Senin (6/7).

Lebih lanjut, Wiku menambahkan bahwa masyarakat bebas memilih masker sesuai kapasitas dan kebutuhannya. Semakin baik fungsinya maka tentu harganya akan lebih mahal. "(Yang jelas) Pilihan makin banyak," pungkas Wiku.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts