Izinkan Ekspor Benih Lobster, Terungkap Menteri Edhy Prabowo 'Beri Jatah' ke Gerindra
Instagram/edhy.prabowo
Nasional
Kebijakan Edhy Prabowo vs Susi Pudjiastuti

Menteri KKP Edhy Prabowo akhirnya kembali merestui praktik ekspor benih lobster yang sempat dilarang di era Susi Pudjiastuti. Belakangan terungkap ada kader Gerindra yang menjadi eksportir benih lobster.

WowKeren - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo kembali menyita perhatian khalayak umum. Sebab menteri yang juga politikus Partai Gerindra ini baru saja mengizinkan dibukanya kembali keran ekspor benih lobster.

Dilaporkan ada 31 perusahaan yang sudah diverifikasi, dengan 26 diantaranya telah benar-benar mengantongi izin mengekspor benih lobster. Dan menariknya, diantara puluhan perusahaan ini, ternyata ada yang dimiliki oleh rekan Edhy sesama politikus Gerindra.

Kabar ini pun tak ditampik oleh Edhy sendiri. Namun dalam pernyataan pembelaannya, Edhy menegaskan bahwa yang memilih perusahaan untuk mengekspor benih lobster bukanlah dirinya sebagai menteri tetapi tim yang terdiri atas Direktorat Jenderal terkait, Inspektur Jenderal, sampai Sekretaris Jenderal Kementerian.

"Kalau ada yang menilai ada orang Gerindra, kebetulan saya orang Gerindra, tidak masalah. Saya siap dikritik tentang itu," ungkap Edhy dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Jakarta, Senin (6/7). "Tapi coba hitung berapa yang diizinkan itu mungkin tidak lebih dari 5 orang atau 2 orang yang saya kenal. Kebetulan salah satu dari 26 itu ada orang Gerindra dan saya juga nggak bisa mengomunikasikan."


"Yang memutuskan juga bukan saya, tim. Surat pemberian izin itu tidak dari menteri tapi dari tim yang sudah ada," imbuh Edhy, seperti dilansir dari Detik Finance.

Edhy mengakui memang ada beberapa pihak yang mencoba "mencari celah" dengan mendaftarkan diri langsung kepadanya. Namun Edhy menegaskan pihaknya langsung menyerahkan berkas-berkas terkait kepada pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku.

"Masa saya harus larang orang dari Gerindra, saya nggak ngerti siapa maksudnya dan kami masukkan baik-baik, tidak daftar lewat saya," jelas Edhy. Sang menteri juga menekankan KKP membuka kesempatan bagi setiap perusahaan untuk bergabung dalam program ekspor benih lobster ini, selama memenuhi persyaratan yang berlaku.

Sebelumnya Edhy juga sudah membeberkan alasannya tetap bersikeras membuka keran ekspor benih lobster. Salah satunya demi menyejahterakan masyarakat yang memang bergantung pada komoditas tersebut. Edhy juga menjelaskan tak perlu khawatir benih lobster akan punah karena seekor yang dewasa bisa bertelur sampai 1 juta ekor sekaligus.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts