Setelah Proses Panjang, Kaldera Toba Akhirnya Ditetapkan Sebagai UNESCO Global Geopark
Nasional

Penetapan ini, dinilai memberikan kesempatan sekaligus tanggung jawab bagi masyarakat setempat untuk mengembangkan perekonomian dan pembangunan berkelanjutan.

WowKeren - Dewan Eksekutif UNESCO sepakat untuk menetapkan Kaldera Toba di Sumatera Utara sebagai UNESCO Global Geopark. Hal itu dilakukan saat Sidang ke-209 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris, Selasa (7/7).

Selain Kaldera Toba, Dewan Eksekutif UNESCO menetapkan 15 UNESCO Global Geopark baru lainnya. Negara anggota UNESCO mendukung Kaldera Toba untuk dilestarikan dan dilindungi sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark.

Hal ini tak lepas dari upaya pemerintah Indonesia yang berhasil meyakinkan UNESCO bahwa Kaldera Toba memiliki kaitan geologis dan warisan tradisi yang tinggi dengan masyarakat lokal. Dubes RI Arrmanatha Nasir mengatakan jika dengan penetapan ini, Indonesia akan mengembangkan geopark dalam kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat lokal.

"Melalui penetapan ini, Indonesia dapat mengembangkan geopark Kaldera Toba," kata Arrmanatha dalam keterangan resmi KBRI Paris, Rabu (8/7). "Melalui jaringan Global Geoparks Network dan Asia Pacific Geoparks Network khususnya dalam kaitan pemberdayaan masyarakat lokal."


Penetapan ini, dikatakan Arrmanatha memberikan kesempatan bagi masyarakat setempat untuk mengembangkan perekonomian dan pembangunan berkelanjutan di kawasan tersebut. Hal ini diharapkan bisa membuka peluang bagi masyarakat sekitarnya untuk mempromosikan budaya dan produk lokal.

Pada akhirnya, hal ini akan berimbas pada terciptanya lapangan kerja baru. Bersamaan dengan itu, ada tanggung jawab yang tidak boleh dilupakan.

"Pada saat yang sama, dengan adanya pengakuan dan perhatian dunia terhadap Kaldera Toba," lanjut Arrmanatha. "Pemerintah dan masyarakat setempat berkewajiban untuk meningkatkan dan terus menjaga kelestarian lingkungan dan keutuhan dari Kawasan Kaldera Toba."

Adapun pencapaian ini telah melalui proses yang panjang. Mulai dari pengumpulan data, penyelenggaraan workshop, hingga penyusunan dan negosiasi dokumen nominasi untuk diajukan ke UNESCO.

Kaldera Toba bukan satu-satunya situs UNESCO Global Geopark di Indonesia. Sebelumnya, sudah ada Batur, Cileteuh, Gunung Sewu, dan Rinjani. Selain itu, Indonesia juga memiliki kekayaan alam dan budaya yang masuk dalam daftar UNESCO seperti 10 warisan budaya tak benda serta 9 situs warisan budaya dan alam.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait