Kemendikbud mengosongkan Gedung E di kompleks kementerian karena ada 15 pegawainya yang positif terinfeksi COVID-19. Kini seluruh pegawai diwajibkan WFH yang tak diketahui sampai kapan dilaksanakan.
- Elvariza Opita
- Rabu, 08 Juli 2020 - 14:50 WIB
WowKeren - Sudah hampir dua pekan belakangan Gedung E Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) begitu sepi lantaran tak ada aktivitas. Belakangan dilaporkan Gedung E memang dikosongkan lantaran ada 15 pegawainya yang positif COVID-19 sesuai hasil tes swab PCR.
Dalam surat pemberitahuan yang beredar, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi serta Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah yang berkantor di Gedung E langsung menginstruksikan pegawainya untuk bekerja dari rumah. Namun dalam surat itu tak tercantum sampai kapan work from home itu dilaksanakan.
"Direktur Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi menyampaikan kepada seluruh pegawai Direktorat SMK baik PNS, PPNPN, dan Tenaga Ahli lainnya untuk melaksanakan bekerja dari rumah sejak hari Jumat tanggal 26 Juni 2020," ujar Direktur SMK, M Bakdrun, Jumat (19/6). "Sampai dengan pemberitahuan selanjutnya."
Lockdown yang diberlakukan lokal pada salah satu gedung Kemendikbud ini ditempuh lantaran ada beberapa karyawan yang dinyatakan positif COVID-19. Diagnosis ini muncul pasca ke-15 karyawan yang dimaksud menjalani rapid test antibodi [ada 15-16 Juni 2020, diikuti dengan tes PCR untuk mengonfirmasi.
Saat ini ke-15 karyawan tersebut sedang menjalani isolasi mandiri di rumah karena dinyatakan sebagai orang tanpa gejala (OTG) Corona. Saat ini selain menjalani pengobatan mandiri, karyawan yang dimaksud juga terus menjalani tes PCR sampai menunjukkan hasil negatif sebagaimana yang dipersyaratkan Kementerian Kesehatan untuk rujukan pasien sembuh.
"Pekan lalu dilakukan test berkala untuk seluruh karyawan, ada yang positif tanpa gejala, sehingga kita minta untuk melakukan isolasi mandiri," terang Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Nizam, seperti dilansir dari Suara, Rabu (8/7). "Alhamdulillah semua sehat."
"Sebetulnya ya belum dapat dikatakan positif ya, karena baru sekali menjalani test dan semua dalam keadaan sehat," imbuh Nizam. "Serta sudah melakukan isolasi mandiri."
Namun tak hanya mengosongkan Gedung E dengan menerapkan sistem kerja dari rumah, Kemendikbud saat ini juga rutin melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan. Namun hingga kini belum diketahui sampai kapan WFH Kemendikbud akan berlangsung.
(wk/elva)