Kasus kematian akibat COVID-19 bertambah sebanyak 139 orang pada hari ini. Angka ini merupakan rekor kematian harian tertinggi sejak kasus COVID-19 pertama kali dilaporkan di Indonesia pada Maret 2020 lalu.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 22 Juli 2020 - 16:43 WIB
WowKeren - Indonesia melaporkan 1.882 kasus positif virus corona (COVID- 19) baru pada Rabu (22/7) hari ini. Dengan demikian, total kasus COVID-19 di Tanah Air hingga kini telah mencapai 91.751 pasien.
Mengutip data dari situs Kementerian Kesehatan RI, pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 1.789 orang pada hari ini. Dengan demikian, total pasien COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh kini mencapai 50.255 orang.
Sementara itu, kasus kematian akibat COVID-19 bertambah sebanyak 139 orang pada hari ini. Angka ini merupakan rekor kematian harian tertinggi sejak kasus COVID-19 pertama kali dilaporkan di Indonesia pada Maret 2020 lalu. Dengan demikian, total pasien COVID-19 yang dilaporkan meninggal dunia kini mencapai 4.459 orang.
Pada hari ini, pemerintah Indonesia berhasil memeriksa 25.302 spesimen dengan menggunakan metode real time PCR dan tes cepat molekuler (TCM). Dengan demikian, total sudah ada 1.283.109 spesimen yang telah diperiksa hingga hari ini.
Jawa Timur tetap menjadi provinsi dengan jumlah kasus COVID-19 tertinggi di tingkat nasional. Hingga hari ini, Jatim melaporkan 18.545 kasus positif COVID-19, dengan 9.717 orang dinyatakan sembuh dan 1.433 orang dilaporkan meninggal dunia.
Di bawah Jatim, ada provinsi DKI Jakarta. Hingga hari ini, DKI melaporkan 16.899 kasus positif COVID-19 dengan 10.598 pasien dinyatakan sembuh dan 745 orang dilaporkan meninggal dunia.
Di posisi ketiga ada provinsi Sulawesi Selatan. Sulsel melaporkan 8.164 kasus positif COVID-19, dengan 4.476 pasien dinyatakan sembuh dan 281 orang dilaporkan meninggal dunia.
Di sisi lain, pemerintah telah mengubah skema pengumuman data harian COVID-19. Sebelumnya, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto menyampaikan data tambahan kasus positif, pasien sembuh, dan pasien meninggal melalui konferensi pers di BNPB setiap harinya.
Namun kini, Yurianto sudah tidak lagi menjadi Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan COVID-19. Konferensi pers harian tentang perkembangan data COVID-19 juga ditiadakan. Masyarakat yang hendak mengetahui perkembangan data COVID-19 kini harus mengaksesnya di situs covid19.go.id atau situs Kementerian Kesehatan.
(wk/Bert)