Jungkook mengungkapkan nada dering alarmnya dalam wawancara terbaru bersama BTS untuk promosi album 'Map of the Soul: 7 ~The Journey~' di siaran televisi Jepang.
- Chusnul Chotimah
- Kamis, 23 Juli 2020 - 16:01 WIB
WowKeren - BTS (Bangtan Boys) baru-baru ini tampil di siaran TV Jepang untuk promosi album baru mereka "Map of the Soul: 7 ~The Journey~". Sesi bincang-bincang mengungkapkan nada dering yang digunakan Jungkook sebagai alarmnya saat ini.
Seperti diketahui, salah satu lagu dalam album, "Your Eyes Tell" merupakan garapan Jungkook. Lagu ini digunakan sebagai OST film romantis Jepang adaptasi film Korea "Always" yang dibintangi So Ji Sub dan Han Hyo Joo.
V mengatakan bahwa ia akan menonton film tersebut begitu dirilis. Para member menyarankan untuk memasang alarm. Saat itulah Jimin BTS menyinggung tentang nada dering alarm Jungkook.
Jimin mencoba memastikan apakan Jungkook masih menggunakan suara bayi menangis sebagai nada dering alarmnya. Penyanyi kelahiran 1997 itu membenarkan dan berbagi info lebih rinci bahwa nada dering alarmnya adalah tangisan bayi dalam autotune.
Penggemar 100 persen yakin bahwa Jungkook menggunakan suara tangisan bayi yang sedang menjadi tren di Korea. Mereka menggoda member termuda BTS itu siap menjadi ayah dengan membuat dirinya terbiasa mendengar suara tangisan bayi.
"Dia sedang bersiap-siap menjadi seorang ayah. Jadi ketika dia mendengar anaknya menangis, dia bisa pergi dan merawat mereka," komentar penggemar. "Bayangkan suatu hari ketika dia sudah menjadi ayah, dia bangun karena mendengarkan suara bayi menangis dan berusaha mencari-cari ponselnya untuk mematikan alarm, dan kemudian dia sadar bahwa itu bayinya yang menangis, hahaha," tambah penggemar lain.
Beberapa penggemar di sisi lain menganggap nada dering alarm menakutkan. Mereka juga ingin tahu seperti apa reaksi member-member BTS yang lain ketika pertama kali mendengar nada dering alarmnya.
"Aku akan sangat ketakutan dengan bunyi alarm Jungkook," tulis penggemar. "Kenapa dia memakai nada dering menakutkan untuk alarm? Bayangkan saja jam 5 pagi dan kau tiba-tiba mendengar bayi menangis di asrama yang penuh dengan semua pria. Itu sungguh menakutkan," pungkas lainnya.
(wk/chus)