Gubernur Ridwan Kamil Klaim Jabar Miliki Jumlah Zona Hijau Tertinggi di RI
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menurut Ridwan, nihilnya zona merah ini harus diikuti oleh penerapan protokol kesehatan secara konsisten. Selain itu, Ridwan juga menilai perlunya kewaspadaan untuk warga yang bepergian ke daerah lain.

WowKeren - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan bahwa sudah tidak ada zona merah corona di provinsinya. Ridwan juga mengaku bahwa Jabar kini memiliki zona dengan risiko rendah COVID-19 terbanyak di Indonesia.

Menurut Ridwan, nihilnya zona merah ini harus diikuti oleh penerapan protokol kesehatan secara konsisten. Selain itu, Ridwan juga menilai perlunya kewaspadaan untuk warga yang bepergian ke daerah lain, terutama yang tujuannya ke wilayah berstatus zona merah.

"Daerah di Jawa Barat tidak ada yang masuk zona merah," terang Ridwan di Cirebon, Jabar, dilansir Antara pada Rabu (5/8). "Mayoritas daerah di Jabar itu zona risiko rendah tertinggi di Indonesia yaitu mencapai 88 persen."

Dengan demikian, Ridwan berencana untuk kembali membuka sektor pendidikan di Jabar dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Terutama Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan sekolah yang berada di daerah zona hijau.


"Sektor pendidikan perlahan mulai kita buka kembali," jelas Ridwan. "Namun tentunya harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat."

Dalam kesempatan yang sama, Ridwan juga sempat meminta agar Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Cirebon terus meningkatkan jumlah tes swab PCR COVID-19, minimal satu persen dari jumlah penduduk keseluruhan. "Pengetesan tes usap harus terus dilakukan untuk mengejar target minimal satu persen dari jumlah penduduk," kata Ridwan.

Dengan meningkatnya jumlah tes swab, pelacakan dan penanganan kasus COVID-19 diharap dapat semakin mudah. "Untuk tes usap juga harus menyasar ODP dan PDP yang merupakan istilah lama, dan itu harus diselesaikan terlebih dahulu," pungkas Ridwan.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI yang diunggah oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jabar melaporkan 125 kasus positif COVID-19 baru pada Rabu (5/8) hari ini. Adapun jumlah kumulatif kasus COVID-19 di Jabar pun mencapai 6.912.

Selain itu, Jabar juga melaporkan 10 pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh pada hari ini. Dengan demikian, jumlah pasien COVID-19 sembuh di Jabar kini mencapai 4.220 orang. Sedangkan angka kematian akibat COVID-19 di Jabar tidak mengalami penambahan pada hari ini, jumlahnya tetap 216.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts