Soal Air Wudu Bisa Tangkal Virus Corona, Mendagri Tito Bilang Begini
Instagram/titokarnavian
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Sebelumnya, Moeldoko beberapa waktu lalu sempat menyebut jika kebiasaan wudu bagi masyarakat di Sumatera Barat ikut andil dalam mencegah penularan virus corona.

WowKeren - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian rupanya punya pandangan tersendiri soal air wudu bisa membunuh virus corona. Ia menegaskan jika air wudu yang diambil umat Islam sebelum menunaikan ibadah salat tidak bisa membunuh virus.

Pernyataan ini bertolak belakang dengan apa yang pernah dikatakan oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Berdasarkan hasil penelitian yang ada, mencuci tangan dengan air saja tidak mampu membunuh virus corona.

"Wudu itu air, airnya dalam penelitian tidak mematikan virus itu," kata Tito seperti yang disiarkan di Kanal Youtube Livestreaming Kemendagri, Kamis (13/8). "Karena air tidak menghancurkan lemak (virus corona)."

Sehingga, perlu menggunakan sabun saat mencuci tangan untuk bisa membunuh virus itu. Sebab, sabun mengandung berbagai zat kimia yang mampu membunuh komposisi lemak yang menjadi salah satu komponen corona. Begitu juga dengan hand sanitizer. Ia setuju jika wudu bisa mematikan virus corona, namun dengan catatan sebelum wudu sudah memakai sabun.


"Wudu boleh, saya juga wudu lima kali sehari, minimal," kata Tito. "Kira-kira sampaikan ke kiai, sebelum wudu, cuci tangan pakai sabun dulu, baru wudu, itu bener mematikan virusnya."

Lebih lanjut, ia meminta agar pemerintah lebih gencar dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat. "Ini perlu ada kebijakan pemerintah dengan sosialisasi, kenapa perlu penegakan cuci tangan," jelas Tito.

Sebelumnya, Moeldoko beberapa waktu lalu sempat menyebut jika kebiasaan wudu bagi masyarakat di Sumatera Barat ikut andil dalam mencegah penularan. Hal ini dikatakannya melihat dari tren kasus corona yang kian berkurang di provinsi itu. Capaian ini, disebutnya tak lepas dari kebiasaan masyarakat.

"Kasus COVID-19 di Sumbar terkendali karena menerapkan local wisdom, pola hidup sehat berbasis kearifan lokal," kata Moeldoko beberapa waktu lalu. "Warga yang sebagian besar muslim di Sumbar tanpa disadari berwudu membersihkan diri sehari setidaknya lima kali."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts