Kirana Larasati merayakan HUT RI ke-75 dengan cara yang tak biasa, namun malah mendapat pujian dan apresiasi dari warganet. Ia memilih cara unik dengan mengibarkan bendera di bawah laut.
- Marina Larasati
- Senin, 17 Agustus 2020 - 13:11 WIB
WowKeren - Perayaan HUT Kemerdekaan RI selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh semua masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Tak terkecuali di momen peringatan HUT RI ke-75 tahun ini. Meski dalam suasana pandemi COVID-19, tampaknya hal ini tak menyurutkan masyarakat Indonesia untuk tetap merayakan hari spesial bagi negara tercinta ini.
Seperti yang dilakukan oleh aktris cantik Kirana Larasati. Di momen peringatan HUT RI ke-75, Kirana Larasati merayakannya dengan cara yang unik. Ia memilih mengibarkan bendera merah putih di bawah laut.
Lewat Instagram pribadinya, Kirana mengunggah potret diri tengah berada di bawah laut. Mengenakan baju menyelam berwarna merah, Kirana memegang tongkat dengan bendera merah putih. Aksi Kirana sukses membuatnya mendapat banyak pujian.
Dalam foto unggahannya itu, Kirana tampak berpose hormat ke arah kamera. Meski tak tampak dengan jelas ekspresi mukanya, bisa dilihat jika Kirana merasa senang bisa merayakan hari spesial ini dengan cara yang berbeda.
Dalam keterangan foto, Kirana menulis pantun singkat yang berkaitan dengan momen kemerdekaan. "Ikan hiu ikan tenggiri. Dirgahayu NKRI," tulis Kirana Larasati, Senin (17/8).
Postingan Kirana Larasati ini pun mencuri perhatian banyak pengikutnya di Instagram. Unggahannya mendapat banyak pujian dari warganet. Banyak yang menyebut aksi Kirana terlihat amat keren, serta ada pula yang mengaku iri dengan aksinya menyelam di laut itu.
"Keren abis," kata akun @farma****. "Wow keren. Merdeka!" sahut akun @vdma****. "Aaahh iriiii," timpal akun @single****.
Unggahan Kirana Larasati ini sangat berbeda dengan postingannya tahun lalu. Di perayaan HUT RI ke-74 tahun 2019 lalu, Kirana Larasati justru mendapat kritik lantaran mengunggah video yang isinya dianggap sensitif karena membahas soal peristiwa menegangkan di Indonesia pasca merdeka tahun 1945 silam.
Terdapat berbagai peristiwa dan gerakan yang disebutkan. Narasi tersebut dibacakan dengan nada bak sedang mengadakan lelang. Mulai dari PKI 1948, Republik Maluku Selatan 1950, DI TII 1953, Permesta 1957, PRRI 1958, PKI 1965, Gerakan Aceh Merdeka 1976, Organisasi Papua Merdeka 1982, Tragedi Tanjung Priok 1984, Kerusuhan Mei 1998, Kericuhan Pemilu 2019.
(wk/lara)