Situs Tempo Sempat Diretas, Pemred Sebut Ada Upaya Pembungkaman Karena Hal Ini
Nasional

Pemimpin Redaksi (Pemred) Tempo lantas memberikan reaksi keras atas aksi peretasan ini. Menurut Pemred tempo.co, Setri Yasra, peretasa ini merupakan upaya pembungkaman pers.

WowKeren - Situs berita tempo.co dari Tempo Media Group sempat diretas pada Jumat (21/8) dini hari tadi. Menurut keterangan Tempo, situs berita mereka sudah tidak bisa diakses sejak pukul 00.00 WIB.

Kemudian pada pukul 00.30 WIB, tampilan situs berubah menjadi warna hitam dan ada iringan lagu Gugur Bunga selama 15 menit. Terdapat tulisan, "Stop Hoax, Jangan BOHONGI Rakyat Indonesia, Kembali ke etika jurnalistik yang benar patuhi dewan pers. Jangan berdasarkan ORANG yang BAYAR saja. Deface By @xdigeeembok."

Situs sudah dapat kembali diambil alih oleh tim tempo.co pada pukul 01.24 WIB. Layar yang tadinya sempat hitam berganti menjadi layar putih bertuliskan "We'll be back soon!" dan diikuti oleh "Sorry for the inconvenience but we're performing some maintenance at the moment. If you need you can always contact us, otherwise we'll be back online shortly! - The Team."

Situs tersebut mulai kembali normal pada pukul 01.30 WIB. Namun, situs tempo.co kembali diretas dengan tampilan serupa pada aksi pertama. Beruntung tim tempo.co dapat kembali mengambil alih situs dalam waktu lima menit.


Pemimpin Redaksi (Pemred) Tempo lantas memberikan reaksi keras atas aksi peretasan ini. Menurut Pemred tempo.co, Setri Yasra, peretasan ini merupakan upaya pembungkaman pers.

"Memang benar website tempo.co ada yang coba meretas berkali-kali. Kita menganggap ini salah satu upaya mengganggu kerja jurnalistik yang dilakukan Tempo, aktivitas rutin yang dilakukan dan diatur Undang-Undang Pers," terang Setri dilansir detikcom. "Berbagai upaya mengganggu tersebut yang dikategorikan sebagai upaya pembungkaman tidak akan berdampak apa-apa terhadap kami. Tempo akan tetap dan terus bekerja seperti biasa, menyampaikan informasi di lapangan untuk kepentingan publik dan Republik."

Adapun pihak yang meretas situs tempo.co ini masih belum diketahui identitasnya. Sedangkan dugaan adanya upaya pembungkaman di aksi peretasan ini muncul karena sang hacker menyampaikan pesan soal berita.

"Karena cara-cara yang dipakai dan pesan yang disampaikan peretas soal berita, patut diduga ini bagian dari upaya-upaya membungkam, dan mengganggu kebebasan pers," ungkap Setri. "Kalau memang itu misinya (menyampaikan keberatan terkait penegakan etika jurnalistik), kenapa tidak ditempuh langkah elegan dan bermutu itu. Bukan secara diam- diam dan sembunyi, yang juga tidak memberikan pesan apa-apa ke kami, selain patut diduga sebagai upaya pembungkaman."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait