Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, Syaf Satriawarman, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Nur Ahmad Syaifuddin alias Cak Nur baru menjalani tes swab dan dinyatakan positif COVID-19 pada Sabtu (22/8) hari ini.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 22 Agustus 2020 - 20:52 WIB
WowKeren - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sidoarjo, Jawa Timur, Nur Ahmad Syaifuddin alias Cak Nur, dikonfirmasi meninggal karena virus corona (COVID-19) pada Sabtu (22/8) sore. Jenazah Cak Nur kini tengah disemayamkan di Pendopo Delta Wibawa dan nantinya akan dibawa ke Janti untuk dikebumikan.
Melansir Sidoarjo News, sejumlah pejabat tinggi menghadiri Salat Jenazah Cak Nur di Pendopo Delta Wibawa. Beberapa di antaranya adalah Kapolresta Sidoarjo, Pejabat Setda Kabupaten Sidoarjo, dan Pimpinan serta anggota DPRD Sidoarjo.
Peti jenazah Cak Nur sendiri tetap berada di dalam mobil ambulans, sesuai dengan protokol kesehatan. Sebelumnya, mendiang Cak Nur juga sudah sempat disalatkan di kamar mayat RSUD Sidoarjo.
Sebelum dimasukkan ke dalam peti, jenazah Cak Nur dibungkus dengan plastik sesuai protap COVID-19. Jenazah langsung dimasukkan ambulans dan dibawa ke Pendopo sekitar pukul 17.18 WIB.
Di sisi lain, Cak Nur rupanya sudah sakit sejak 10 hari lalu. Namun menurut Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, Syaf Satriawarman, Cak Nur enggan dirawat di rumah sakit selama 10 hari itu. Mendiang memilih untuk tetap dirawat di kediamannya sendiri.
"Karena Covid-19. Tapi kalau sakitnya selama ini tidak ada keluhan sakit. Tapi selama 10 hari terakhir kami sebenarnya sudah curiga untuk memeriksakan," jelas Syaf. "Namun beliaunya tidak berkenan (diperiksa)."
Kondisi Cak Nur pun memburuk pagi ini hingga akhirnya dirujuk ke RSUD Sidoarjo. Sesampainya di rumah sakit, Cak Nur langsung menjalani swab test. Hasilnya keluar dua jam kemudian dan Cak Nur dinyatakan positif COVID-19.
"Masuknya ke rumah sakit hari ini. Swab baru dilakukan hari ini dan hasilnya langsung keluar," ungkap Syaf. "Hasilnya positif COVID-19."
Menurut Syaf, Cak Nur sebelumnya juga tak memiliki gejala berat. Mendiang hanya sempat mengalami kondisi tubuh yang lemah, demam, batuk dan sesak pada dua hari terakhir.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa diketahui langsung menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo Achmad Zaini sebagai Plh Bupati. Selanjutnya Khofifah akan mengajukan tiga nama kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk ditunjuk sebagai Penjabat Bupati hingga Pilkada 2020 selesai digelar.
(wk/Bert)