Gedung Kejagung Hangus Terbakar, Kapolri Keluarkan Imbauan Ini
Nasional
Kebakaran Kejagung

Menyusul insiden kebakaran ini, Kapolri Jenderal Idham Azis pun mengeluarkan surat telegram terkait direktif (imbauan) ke setiap Polda untuk mengantisipasi kebakaran.

WowKeren - Kebakaran hebat pada Sabtu (22/8) lalu telah menghanguskan gedung utama Kantor Kejaksaan Agung RI di Jakarta Selatan. Menyusul insiden ini, Kapolri Jenderal Idham Azis pun mengeluarkan surat telegram terkait direktif (imbauan) ke setiap Polda untuk mengantisipasi kebakaran.

Adapun surat telegram Idham Azis tersebut tertuang dengan nomor STR/507/VIII/PAM.3./2020 yang diteken Asops Kapolri Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, Minggu (23/8). Telegram tersebut memerintahkan jajaran kepolisian untuk mengantisipasi kebakaran seperti yang terjadi di gedung utama Kejagung RI.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, telegram tersebut tidak hanya berlaku untuk Mabes Polri saja. "Semua gedung Polri, bukan hanya Mabes Polri," terang Argo pada Selasa (25/8).

Melalui telegram tersebut, Idham Azis meminta jajarannya untuk meningkatkan keamanan agar tak ada ancaman sabotase dan teror. "Tingkatkan PAM Mako Polri yang ada di tingkat pusat atau mabes, kemudian Polda, kemudian Polres maupun Polsek dan pastikan bahwa mako dalam keadaan baik dari ancaman sabotase kemudian teror ataupun perbuatanya pidana lainnya," demikian kutipan telegram tersebut.


Selain itu, Idham Azis juga mengimbau agar instalansi listrik di kantor-kantor kepolisian diperiksa. "Lakukan pemeriksaan terhadap jaringan instalasi listrik termasuk AC kemudian komputer kemudian elektronik dan lain-lain yang ada di Mako masing-masing untuk memastikan aman dari bahaya kebakaran," lanjut telegram tersebut.

Lebih lanjut, alat kebakaran juga diimbau di pasang di lokasi- lokasi strategis dan dipastikan bisa berfungsi dengan baik. Seluruh data dan dokumen penting pun diminta Idham Azis untuk disimpan secara digital sebagai cadangan.

"Perintahkan Kayanma atau petugas piket untuk melakukan patroli rutin ke seluruh bangunan gedung Mako," tulis telegram tersebut. "Kemudian memastikan bahwa Mako dalam keadaan aman dari bahaya kebakaran."

Di sisi lain, kebakaran di gedung utama Kantor Kejagung ini telah menghanguskan beberapa ruangan pimpinan. Diantaranya adalah ruangan Jaksa Agung, ST Burhanuddin; Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi; Jaksa Agung Muda Pembinaan, Bambang Sugeng Rukmono; dan Jaksa Agung Muda Intelijen, Sunarta yang ludes terbakar.

Kini, Burhanuddin beserta sejumlah para pimpinan dan pegawai Kejagung lainnya mulai pindah kantor ke Badan Diklat Kejagung Kampus A yang berada di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan. Selain itu, sejumlah pegawai lainnya juga ada yang mulai berkantor di Badiklat Kejagung Kampus B yang terletak di Ceger, Jakarta Timur.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts