Temui Menhan Wei Fenghe, Prabowo Sampaikan Sikap Indonesia Soal Laut Tiongkok Selatan
Instagram/kemhanri
Nasional

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto baru saja menerima kunjungan Menhan Wei Fenghe. Dalam pertemuan ini, Prabowo menyampaikan sikap soal Laut Tiongkok Selatan.

WowKeren - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto baru saja menyambut kunjungan Menhan Tiongkok, Wei Fenghe di Jakarta. Dalam pertemuan ini, keduanya membahas banyak hal seputar hubungan kerja sama di bidang pertahanan antara Indonesia dengan Tiongkok.

Juri Bicara Menhan Prabowo, Dahnil Anzar menjelaskan jika kerja sama bilateral kedua negara menjadi pembahasan utama. Ia menegaskan hubungan Indonesia dan Tiongkok semakin baik. Terlebih, Prabowo juga sempat berkunjung ke Tiongkok untuk mempererat hubungan kerja sama sebelum pandemi virus corona merebak.

“Pertama tentang keberlangsungan kerja sama pertahanan China dan Indonesia secara bilateral,” kata Dahnil Anzar Simanjuntak, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Rabu (9/9). “Sebelum Covid Pak Prabowo sudah berkunjung ke China, ini kunjungan balasanlah, kunjungan kehormatan balasan."

Selain membahas kerja sama, Prabowo juga turut menyampaikan sikap Indonesia mengenai masalah Laut Tiongkok Selatan. Prabowo menyatakan pada Menteri Wei Fenghe jika Indonesia selalu menjunjung tinggi sikap politik bebas yang penuh kedamaian.


”Termasuk bicara tentang LCS (Laut China Selatan) yang semakin memanas. Yang jelas sikap Indonesia disampaikan Pak Prabowo pijakannya tentu adalah doktrin politik bebas aktif,” jelas Dahnil. “Kita terus mendorong join of peace, freedom and equality, artinya sikap Indonesia terus mendorong dialog dan perdamaian.”

”Kalau tentang itu (pangkalan militer Tiongkok) sikap Indonesia sudah terang ya, sikap Menhan terang, Menlu juga kemarin sudah menyampaikan hal yang sama,” sambungnya. “Itu kan nggak mungkin terjadi ya, karena doktrin sikap politik bebas aktif kita, termasuk dalam hal pertahanan kita tidak punya pakta pertahanan dengan siapapun.”

Prabowo juga turut membahas upaya pencegahan virus corona. Terlebih, saat ini Tiongkok dinilai telah berhasil dalam melewati situasi darurat akibat pandemi COVID-19 yang pertama muncul di Kota Wuhan pada Desember 2019 lalu.

Selain membahas pencegahan corona, forum pertemuan ini juga membahas kerja sama industri pertahanan antara RI dan Tiongkok. Kedua negara ini juga semakin mempererat kerja sama mengenai masalah pendidikan dan isu-isu terbaru di kawasan Asia-Pasifik.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait