Ajudan Gubernur Maluku Murka Pukul Petugas Bandara, Ini Kronologinya
Shutterstock
Nasional

Peristiwa pemukulan terjadi pada Jumat (18/9) pagi. Insiden pemukulan dikonfirmasi oleh pihak Stakeholder and BoD Secretary Senior Manager Angkasa Pura I, Gede Eka Sandi Asmadi.

WowKeren - Seorang staf PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Pattimura bernama I Gede Baratha Adi menjadi korban pemukulan seorang ajudan Gubernur Maluku. Akibat pemukulan itu, korban mengalami luka di bagian muka.

Insiden pemukulan dikonfirmasi oleh pihak Stakeholder and BoD Secretary Senior Manager Angkasa Pura I, Gede Eka Sandi Asmadi. "Betul (mengalami luka). Karena ada yang dipukul, kita antar ke KKP sana. Di sana diberi pengobatan atas cedera di mukanya itu," ujar Gede dilansir Detiknews.

Peristiwa pemukulan terjadi pada Jumat (18/9) pagi. Pemukulan terjadi setelah sempat ada cekcok mulut. Gede mengatakan petugas di bandara awalnya bertanya karena ajudan Gubernur Maluku hendak masuk ke terminal.


Dia mengatakan tindakan tersebut adalah prosedur tetap yang diterapkan terkait keamanan di bandara. "Aturan kami, siapa pun yang masuk terminal harus dicek dulu. Di sana terjadi diskusi dengan petugas dengan nada cukup tinggi," tutur Gede.

"Lalu terminal inspector kami menghampiri untuk memastikan kembali 'Bapak dari mana, tujuannya apa'. Dilakukan hal normatif jika orang mau masuk terminal. Setelah itu ditunjukkan ID, yang bersangkutan adalah polisi dan memukul petugas kami," imbuh Gede.

Gede mengatakan bahwa setelah terjadi insiden pemukulan tersebut, ajudan Gubernur beserta perwakilan dari Pemprov Maluku datang meminta maaf. Dia mengatakan ada upaya mediasi yang dijalankan terkait insiden ini.

"Petugas kami melapor ke polsek setempat. Setelah itu, dari Pemprov dan yang bersangkutan datang untuk meminta maaf. Kemarin masih mengurus mediasi dan sebagainya," pungkas Gede.

(wk/amal)

You can share this post!

Related Posts