Curhat Pasien Corona Klaster Kantor: Tanpa Gejala, Positif Setelah Ikut Rapat di Ruang Ber-AC
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Pasien tersebut mengungkapkan kunci kesembuhannya adalah menerima kenyataan ketika terkonfirmasi positif. Selain itu, jujur kepada diri sendiri dengan mengambil sikap antisipasi penyembuhan.

WowKeren - Seorang pasien COVID-19 bernama Bagiyo Riawan mengungkapkan bagaimana awal mula ia terpapar hingga akhirnya dinyatakan sembuh dari virus tersebut. Pria berusia 62 tahun tersebut tertular COVID-19 di klaster perkantoran.

Menurut Bagiyo, dirinya mengikuti rapat kantor dalam ruangan tertutup ber-AC central. Tak lama setelah itu, seorang peserta rapat mengalami demam tinggi dan dinyatakan positif COVID-19.

Mengetahui hal tersebut, Bagiyo pun langsung menjalani tes swab COVID-19. "Belum ada gejala tapi saya melakukan swab test dan ternyata hasilnya positif," ungkap Bagiyo dalam webinar, dilansir Tempo pada Senin (28/9).

Bagiyo lantas menyarankan pihak yang melakukan kontak erat dengannya segera memeriksakan diri. Bagiyo pun menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan penting dilakukan untuk segera mendapatkan penanganan sebelum penyakit makin berat.


"Selama hidup ini sudah tujuh kali operasi ginjal sehingga menghadapi sakit, ya sudah saya sakit saya harus pasrahkan," ungkapnya. "Saya mendapat positif COVID-19, ya sudah saya harus menerima kenyataan jujur pada diri sendiri dan siap mengambil langkah penyembuhan."

Menurut Bagiyo, kunci kesembuhan bagi pasien COVID-19 adalah menerima kenyataan ketika terkonfirmasi positif. Selain itu, jujur kepada diri sendiri dengan mengambil sikap antisipasi penyembuhan juga merupakan salah satu kunci.

Contohnya adalah dengan segera mengonfirmasi diri atas status klinis untuk mengetahui tingkat keparahan penyakit. Kecepatan mengonfirmasi status klinis ini juga dinilai menjadi kunci untuk cepat mendapatkan perawatan yang tepat.

Lebih lanjut, Bagiyo menegaskan bahwa suspek COVID-19 yang berkontak dengan pasien positif harus segera memastikan statusnya dengan melakukan tes swab. "Semakin cepat akan semakin baik dan mudah penyembuhannya," pungkasnya.

Meskipun tidak mengalami gejala, Bagiyo langsung mencari rumah sakit untuk mendapat perawatan. Karena saat itu rumah sakit rujukan COVID-19 penuh, Bagiyo pun dirawat di rumah sakit swasta yang tidak terhubung dengan asuransinya hingga dinyatakan sembuh.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts