Sudah Minta Maaf, Pengunggah Foto Ma'ruf Amin-'Kakek Sugiono' Ditangkap Bareskrim
Rawpixel/Teddy Rawpixel
Nasional

Adapun dalam perkara ini, pelaku berinisial SM itu disangkakan pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) dan pasal 27 ayat (3) UU No 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU No 11 tahun 2008 tentang ITE.

WowKeren - Pemilik akun Facebook yang diduga mengunggah foto kolase Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan bintang porno Jepang Shigeo Tokuda alias "Kakek Sugiono" ditangkap oleh tim Bareskrim Polri. Pelaku yang berinisal SM tersebut ditangkap di kediamannya di Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara pada Jumat (2/10).

Melansir detikcom, polisi menyita sejumlah barang bukti dalam penangkapan ini, di antaranya satu unit ponsel, akun Facebook, dan SIM card. Adapun dalam perkara ini, SM disangkakan pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) dan pasal 27 ayat (3) UU No 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU No 11 tahun 2008 tentang ITE.

Diketahui, pelaku menggunakan akun Facebook bernama Oliver Leaman S kala mengunggah foto kolase Ma'ruf dan "Kakek Sugiono" tersebut. Dalam unggahan tersebut, tertulis narasi "Jangan kau jadikan dirimu seperti Ulama tetapi kenyataannya kau penjahat agama. Diusia Senja Banyaklah Berbenah untuk ketenangan di Alam Barzah. Selamat melaksanakan Ibadah Shalat Jumat".

Tangkapan layar unggahan tersebut pun sempat viral. Namun kekinian, unggahan itu sudah dihapus dari akun Facebook tersebut. SM sendiri sebelumnya telah menuliskan permintaan maaf.


"Saya atas nama Sulaiman Marpaung memohon maaf yang sebesar besarnya kepada keluarga besar Wakil Presiden RI KH Makruf Amin sekaligus Ketua MUI Pusat dan juga Seluruh keluarga besar Ansor terkhusus Kota Tanjungbalai atas kesalahan dan kekhilafan saya tentang adanya indikasi penghinaan terhadap KH Makruf Amin atas postingan saya yang saya buat," tulis SM. "Dari hati yang paling dalam dan menghaturkan sepuluh jari sekali lagi saya mohon maaf."

Sementara itu, fakta bahwa SM merupakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kecamatan di Kota Tanjungbalai sempat mengejutkan sejumlah pihak. Sekretaris MUI Tanjungbalai Abdul Rahim pun menyesalkan tindakan SM tersebut.

Abdul mengatakan jika SM sudah islah dengan pihak NU dan GP Ansor Tanjungbalai. "Orang itu sudah islah, sama NU, Ansor. Menyesalkanlah sampai kejadian seperti itu," tuturnya.

Kementerian Agama RI juga ikut turut tangan dalam kasus ini. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid mengatakan pihaknya terus mendukung langkah penegakan hukum untuk menindak kasus ini. Sebab siapapun oknum yang terbukti melakukan pelanggaran harus diproses secara hukum.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait