BTS Akui Banyak Nangis Saat Garap Album 'LOVE YOURSELF: Tear', Kenapa?
Musik

Dalam sesi tanya jawab dengan Pitchfork, BTS menyinggung konsep di balik album 'LOVE YOURSELF: Tear'. Rupanya, proses kreatif untuk album peraih banyak penghargaan itu juga bersifat emosional.

WowKeren - 2018 adalah tahun penting dalam sejarah karir BTS (Bangtan Boys). Ini bisa dibilang adalah tahun paling menentukan dari semuanya. Tahun itu, BTS berubah dari hampir bubar menjadi grup yang mencapai lebih dari yang pernah mereka impikan.

Pada Mei 2018, BTS merilis album "LOVE YOURSELF: Tear". Album tersebut menjadi pemecah rekor dengan membawa pulang penghargaan "Album of the Year" dari Gaon Chart Music Awards, Melon Music Awards, Mnet Asian Music Awards, dan Seoul Music Awards.

Dalam sesi tanya jawab dengan Pitchfork, BTS menyinggung konsep di balik album "LOVE YOURSELF: Tear". Album ini adalah tentang akhir dari cinta, dan kekacauan emosional yang menyertainya. Itu mencerminkan kesulitan pribadi BTS dan kesulitan pendengar di mana-mana.

"Kami benar-benar mengalami masa-masa yang sangat sulit secara emosional saat menggarap album ini. Sepertinya kami sejalan dengan album-album kami. Saat itu sangat sulit. Banyak air mata yang jatuh," ucap para member.


Proses kreatif untuk "LOVE YOURSELF: Tear" juga bersifat emosional. J-Hope dan kawan-kawan mengungkapkan bahwa mereka menangis saat proses pembuatan album yang menjadi bagian dari trilogi "LOVE YOURSELF" itu.

Jungkook teringat saat-saat tertentu ketika album tersebut membuatnya menangis saat dia sedang merias wajah. "Aku sedang di kursi makeup dan menangis saat mendengarkan 'LOVE YOURSELF: Tear]," ungkap member termuda BTS itu.

"LOVE YOURSELF: Tear" hampir menjadi album yang tidak pernah ada, tapi untungnya, takdir punya rencana lain. Alih-alih berduka atas kehilangan salah satu hit hebat BTS, penggemar dapat menangis bahagia mengetahui bahwa album ini berhasil mengatasi rintangan, seperti yang dilakukan BTS.

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts