Terungkap Manusia 'Hobbit' Pernah Hidup di Indonesia, Begini Faktanya
Pxhere
SerbaSerbi

Hobbit merupakan tokoh fiksi menyerupai manusia namun tingginya hanya setengah ukuran manusia modern. Namun peneliti mengungkap Hobbit bukan tokoh fiksi belaka dan bahkan pernah tinggal di Indonesia.

WowKeren - Siapa yang tidak kenal dengan Frodo Baggins, tokoh fiksi bertajuk manusia "Hobbit" yang mencuri perhatian di film "The Lord of The Rings"? Sosoknya yang mungil jelas menjadi daya tarik tersendiri, yang secara mengejutkan terungkap benar-benar ada di dunia dan bahkan tinggal di Indonesia!

Peneliti mengungkap, lebih dari satu dekade lalu, ditemukan tulang ras manusia purba mini di dalam gua kapur di Pulau Flores, Indonesia. Fosil itu ditemukan tak jauh dari sungai yang sudah berusia 700 ribu tahun.

Yang ditemukan adalah sebagian rahang bawah dan enam gigi yang lantas diidentifikasi sebagai milik manusia dewasa dan dua anak-anak. Peneliti pun menduga, pulau itu dihuni oleh manusia kerdil yang berburu gajah kecil dan komodo sekitar lebih dari setengah juta tahun yang lalu. Mereka pun dianggap sebagai nenek moyang makhluk yang disebut "Hobbit".


Tulang pertama manusia mini ini digali di dasar gua Liang Bua, Flores pada 2004 silam. Fosil itu berusia 500 ribu tahun dan merujuk pada manusia setinggi satu meter yang sudah punah. Lebih lanjut, peneliti menyebut Homo floresiensis, demikian nama ilmiah manusia mini yang ditemukan, memiliki otak berukuran sepertiga otak manusia modern.

Banyak isu simpang siur soal Homo floresiensis, termasuk dugaan bahwa manusia kerdil itu merupakan manusia modern yang pertumbuhannya terhambat oleh penyakit. Namun penemuan fosil di Mata Menge belum lama ini meyakinkan peneliti bahwa manusia "Hobbit" benar-benar hidup jauh sebelum manusia modern ada.

"Ini adalah bukti terakhir dari hipotesis manusia kerdil," tutur pemimpin penelitian dari Wollogong University Australia, Gert van den Bergh, dikutip Kumparan pada Jumat (23/10). "700 ribu tahun lalu di mana Homo sapiens belum ada."

Hingga kini peneliti dari Australia, Indonesia, dan Jepang terus bekerja sama dengan 140 orang penduduk Mata Menge untuk menemukan sisa fosil manusia mini. Tak hanya fosil Homo floresiensis, ditemukan pula tulang binatang seperti gajah kerdil, tikus raksasa, komodo, buaya, katak, hingga burung. Namun demikian, masih diperlukan banyak bukti fosil lain untuk menegaskan bahwa manusia "Hobbit" Flores merupakan spesies yang utuh dan benar adanya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts