Elektabilitasnya Tertinggi di Survei Kandidat Capres, Ganjar Pranowo Bilang Begini
Nasional

Dalam survei Indikator Politik Indonesia, Ganjar mendapatkan dukungan maju Capres 2024 sebesar 18,7 persen. Sedangkan Prabowo menyusul di posisi kedua dengan jumlah 16,8 persen.

WowKeren - Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei elektabilitas kandidat Calon Presiden 2024. Dalam survei kali ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sukses menyalip Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan mendapatkan suara dukungan tertinggi.

Sebagai informasi, Ganjar di posisi pertama mendapatkan dukungan maju Capres 2024 sebesar 18,7 persen. Sedangkan Prabowo menyusul di posisi kedua dengan jumlah 16,8 persen. Lalu diikuti oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan jumlah 14,4 persen.

Kala dimintai tanggapan mengenai hasil survei ini, Ganjar hanya memberikan jawaban singkat. Ia mengaku lebih memilih untuk fokus menghadapi liburan panjang yang berpotensi mendatangkan para pemudik.

"Aku tak ngurusi mudik wae, ora indikator (saya mengurusi mudik saja, bukan indikator)," tutur Ganjar di Semarang pada Senin (26/10).


Diketahui, Ganjar memang masih enggan untuk memberikan komentar terkait hasil sejumlah survei soal kandidat Capres 2024. Kala namanya mencuat dalam sebuah survei kandidat Capres 2024 beberapa waktu lalu, politisi PDIP tersebut juga menyatakan lebih memilih untuk fokus menangani pandemi virus corona (COVID-19) terlebih dahulu,

Di sisi lain, tingginya elektabilitas Ganjar dalam survei Indikator tersebut dinilai dipengaruhi oleh faktor suara pemilih Joko Widodo dan PDIP. Menurut pengamat politik Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, Ganjar yang merupakan tokoh PDIP saat ini memiliki posisi yang lebih kuat dibandingkan dengan tokoh lainnya.

Pasalnya, tutur Arya, PDIP kini masih menjadi partai dengan jumlah pemilih terbanyak. Selain itu, kinerja Ganjar dalam menangani pandemi virus corona belakangan terakhir juga terus mendapatkan apresiasi dari masyarakat.

Meski demikian, Arya menilai jika Ganjar tetap akan sulit maju dalam Pilpres 2024 mendatang. Alasannya, kultur di PDIP biasanya menetapkan Capres berdasarkan surat Ketua Umum yang saat ini dijabat oleh Megawati Soekarnoputri. Oleh sebab itu, Ganjar dinilai harus bisa meyakinkan Ketua Umum PDIP jika ingin maju sebagai capres.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait