Ada 4 Daerah RI Catat 0 Persen Kesembuhan Corona, Satgas Ungkap   Alasannya
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Jubir Satgas Wiku Adisasmito berharap agar pasien corona di daerah-daerah tersebut dapat memiliki kesembuhan secara menyeluruh. Dengan demikian, tingkat kesembuhannya bisa tinggi atau bahkan mencapai 100 persen.

WowKeren - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, mengungkapkan 13 kabupaten/kota yang memiliki tingkat kesembuhan corona terendah di tingkat nasional, yakni di bawah 25 persen. Dari 13 kabupaten/kota tersebut, ada 4 daerah yang bahkan mencatatkan 0 persen tingkat kesembuhan COVID-19 alias belum ada pasien yang dinyatakan sembuh.

"Masih ada 13 kabupaten/kota yang angka kesembuhannya kurang dari 25 persen," ungkap Wiku dalam konferensi pers pada Kamis (29/10). "Bahkan yang sangat mengkhawatirkan, 4 dari 13 kabupaten/kota ini mencatatkan kesembuhan 0 persen."

Menurut Wiku, 4 kabupaten/kota tersebut mencatatkan kesembuhan 0 persen karena daerah itu baru saja terdampak COVID-19. "Sehingga dari jumlah kasus yang ada, belum mengalami kesembuhan," ungkap Wiku.

Kesembuhan Rendah

YouTube/ Sekretariat Presiden


Keempat kabupaten/kota yang mencatat 0 persen kesembuhan COVID-19 adalah Natuna di Kepulauan Riau, Ngada di Nusa Tenggara Timur (NTT), Belu di NTT, dan Manggarai Timur di NTT. "Data kasus per 25 Oktober menunjukkan bahwa Natuna memiliki 1 kasus, Ngada memiliki 2 kasus, Belu 2 kasus, dan Manggarai Timur 1 kasus," jelas Wiku.

Wiku pun berharap agar pasien COVID-19 di daerah-daerah tersebut dapat memiliki kesembuhan secara menyeluruh. Dengan demikian, tingkat kesembuhannya bisa tinggi atau bahkan mencapai 100 persen.

"Pemerintah daerah yang wilayahnya masuk ke dalam daftar ini harus melakukan evaluasi yang menyeluruh terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien COVID-19," terang Wiku. "Daftar ini menunjukkan bahwa layanan kesehatan yang diberikan masih perlu untuk ditingkatkan."

Selain itu, Wiku juga mengungkapkan bahwa kabupaten/kota yang berada di wilayah Indonesia paling timur dan paling barat cenderung memiliki tingkat kesembuhan COVID-19 yang rendah. Wiku pun mengungkapkan alasan terjadinya hal tersebut.

"Jika dilihat dari kasus sembuh, ternyata justru kabupaten/kota yang cenderung berada di wilayah Indonesia paling timur dan paling barat yang memiliki tingkat kesembuhan yang rendah," pungkas Wiku. "Hal ini terjadi karena belum masifnya testing atau pemeriksaan laboratorium, serta fasilitas pelayanan kesehatan yang belum maksimal disediakan untuk penderita COVID-19."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts