Jangan Keliru! Kenali Bedanya Vaksinasi Dan Imunisasi Yang Sering Dianggap Sama
Health

Selama ini, banyak orang sering menganggap jika vaksinasi dan imunisasi merupakan hal yang sama. Namun, keduanya memiliki makna berbeda. Kenali perbedaan kedua upaya pencegahan penyakit itu.

WowKeren - Pembahasan mengenai vaksin belakangan ini memang ramai diperbincangkan. Apalagi, Pemerintah Indonesia terus menggembar-gemborkan mengenai vaksin virus corona yang sudah hampir selesai. Bahkan, sejumlah masyarakat Indonesia disebutkan akan menerima vaksinasi pada bulan November ini.

Pembahasan mengenai vaksinasi ini tentunya mengingatkan publik pada imunisasi. Tak jarang, banyak orang sering menganggap jika vaksinasi dan imunisasi merupakan hal yang sama. Padahal, kedua upaya pencegahan penyakit tersebut memiliki makna yang berbeda.

Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Sri Rezeki S. Hadinegoro menjelaskan perbedaan antara vaksinasi dengan imunisasi. Keduanya merupakan upaya pencegahan penyakit yang berbeda meskipun sama-sama harus melakukan suntikan.

"Istilah vaksinasi dan imunisasi ini sering sekali dipakai bersama-sama walaupun sebetulnya kalau kita mau tahu persis," ujar Hadinegoro dalam 'Sosialisasi Media 'Vaksinasi Untuk Negeri' bersama Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Sabtu lalu (31/10). "Itu agak sedikit berbeda."

Hadinegoro menjelaskan vaksinasi merupakan sebuah tindakan dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh untuk merangsang sistem imun. Sedangkan imunisasi merupakan proses di dalam tubuh setelah vaksin dimasukkan dan tubuh bereaksi membuat antibodi atau kekebalan.


Selain vaksinasi dan imunisasi, Hadinegoro turut menyebutkan ada sejumlah upaya yang bisa dilakukan untuk melakukan pencegahan penyakit. Salah satunya yang terpenting adalah ketersediaan air bersih.

Menurutnya, ketersediaan air bersih di seluruh Indonesia dinilai dapat mencegah datangnya penyakit hingga wabah. Bahkan, lima puluh persen ancaman dari penyakit dapat diatasi jika kebutuhan air bersih terpenuhi.

Tak hanya itu, upaya pencegahan penyakit lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menghindari indoor pollution atau polusi di dalam ruangan. Polusi ini salah satunya berasal dari asap pembakaran di dalam ruangan.

"Bapak atau ibu yang merokok di dalam ruangan itu menciptakan indoor pollution," jelas Hadinegoro. "Kalau di daerah Timur itu masih banyak yang memasak di dalam rumah dengan kayu sehingga asapnya ke mana-mana. Itu harus dihindari."

Selanjutnya, pemberian ASI eksklusif dan nutrisi seimbang dapat membantu terhindar dari penyakit. Kemudian mengikuti program keluarga berencana juga dinilai dapat mencegah berbagai penyakit yang ada.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait