Pasangan independen Bagyo Wahyono-FX Suparjo (BaJo) makin mantap menantang Gibran Rakabuming dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Solo setelah dapat 70 ribu dukungan.
- Ruth Meliana
- Rabu, 04 November 2020 - 12:39 WIB
WowKeren - Pasangan independen Bagyo Wahyono-FX Suparjo (BaJo) rupanya semakin mantap dalam melawan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Pasangan Bajo akan melawan Gibran dan wakilnya, Teguh Prakosa sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo.
Rupanya, BaJo semakin percaya diri akan menang setelah mengklaim telah mendapatkan 70.042 dukungan warga Solo. Sebanyak 70 ribu dukungan tersebut didapatkan selama menjalani masa kampanye dalam sebulan terakhir.
Bagyo Wahyono menjelaskan 70 ribu dukungan tersebut di luar 38.831 KTP yang disetor ke KPU untuk memenuhi syarat pencalonan dari jalur independen Agustus lalu. Dengan kata lain, total dukungan yang diperoleh sampai saat ini mencapai 108.873 orang.
Pasangan BaJo memang terlihat rajin dalam melakukan kampanye sejak 26 September lalu. Keduanya kerap melakukan blusukan ke perkampungan warga selama pandemi virus corona untuk mencari dukungan. Berbeda dengan Gibran dan pasangannya yang lebih mengandalkan kampanye secara virtual di tengah pandemi.
Bagyo lantas memberikan bukti atas klaim 70 ribu dukungan tersebut melalui data foto KTP dan telepon para pendukungnya. Ternyata selama melakukan blusukan, tim pasangan independen ini meminta nomor telepon ke rumah-rumah warga yang disambangi kedua calon pemimpin kota Solo ini.
Selama blusukan, Bagyo mengaku menjadi lebih mengerti dengan permasalahan warga Solo. Terlebih, ia telah menerima berbagai masukan hingga keluhan yang disampaikan masyarakat Solo sehingga yakin dapat menyelesaikan permasalahan mereka jika terpilih sebagai Wali Kota Solo.
"Kita door to door. Makanya kalau terkumpul KTP sebanyak itu ya jangan heran," kata Bagyo saat Jumpa Pers seperti dilansir dari CNNIndonesia, Selasa (3/11). "Jadi tidak hanya menerima data dan laporan saja. Saya dan Pak Parjo tahu persis permasalahan di Kota Solo. Tidak hanya menerima data dan laporan saja."
Dalam kesempatan ini, Bagyo turut membanggakan kinerja timnya yang didukung oleh Ormas Tikus Pithi Hanata Baris. Anggota tim tersebut yang tinggal di berbagai daerah lantas mengajak anggota keluarga dan teman yang tinggal di Solo untuk mendukung pasangan BaJo di Pilkada Kota Solo.
Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 418.283 pemilih. Berdasarkan DPT tersebut, maka jika BaJo benar-benar mengantongi sebanyak 70 ribu dukungan, maka keduanya berhasil mendapatkan 26 persen dukungan dari masyarakat Solo yang mengikuti Pilkada Serentak pada Desember mendatang.
(wk/lian)