Ruben Onsu tampak marah besar menanggapi kasus penghinaan terhadap kedua anaknya ini. Ruben menyebut pelaku sudah membangunkan singa tidur dalam dirinya.
- Marina Larasati
- Jumat, 06 November 2020 - 09:11 WIB
WowKeren - Tampaknya Ruben Onsu kali ini tidak akan diam lagi saat melihat anak-anaknya dihina bahkan diancam bakal dibunuh. Suami Sarwendah ini marah besar dengan kemunculan akun haters dari Thalia dan Betrand Peto di Instagram. Berbagai hujatan dan sindira pedas pun dilayangkan untuk para buah hati Ruben Onsu tersebut.
Ruben mengaku kini tengah mencari tahu dalang di balik akun-akun haters tersebut dan bakal membawa kasus ini ke jalur hukum. Dikenal sabar, Ruben dengan tegas mengatakan jika kali ini ia tidak akan melepaskan pelaku dengan mudah. Karena menurut Ruben, hal ini sudah sangat kelewat batas dan benar-benar membuatnya marah.
"Belum tahu, baru dapet foto mukanya (pelaku) doang. Pokonya kalau semua (bukti) kuat, keberadaannya di mana dan lain-lain saya akan tindak tegas," ungkap Ruben Onsu mengutip Kapanlagi.com, Jumat (6/11).
Awalnya Ruben sudah berusaha melaporkan akun tersebut ke pihak Instagram. Namun rupanya usahanya sia-sia karena sang pelaku terus membuat akun baru dengan konten yang sama. Ruben pun yakin jika pelakunya adalah orang yang sama.
"Akhirnya gue jadi track orang ini siapa. Oh memang dia kayaknya memang sengaja," ujar Ruben. "Saya track anak ini sudah 2 minggu sih sebenernya, cuma diam aja. Akhirnya coba report terus dan nggak ada tanggepan sama sekali."
"Instagram di-report dia buat lagi, di-report, buat lagi. Mungkin menurut saya orang yang sama. Karena dia ngerasa IG-nya hilang, dibuat lagi, gitu kan," imbuhnya.
Ruben pun mengaku sudah sangat emosi menanggapi kasus ini. Ia bahkan berikrar tak akan memberi ampun pada sang pelaku. Singa yang tertidur dalam dirinya telah terbangun.
Oleh karenanya, Ruben juga menyampaikan sebuah pesan mengancam untuk sang pelaku. Siapapun yang mendengar pesan Ruben ini akan langsung tahu betapa hatinya hancur bercampur dengan amarah yang sudah berada di pucuk kepala.
"Pokoknya pelaku tunggu aja kita segera berjumpa. Kamu memancing singa tidur, jadi sekarang ini sudah tidak ada ampun," kata ayah tiga anak ini. "Saya bertindak tegas, mau keluarga lu mau siapapun ngerengek-ngerengek nggak ada urusan sama gue."
Pria kelahiran 15 Agustus 1983 ini pun menyebut jika ia sudah menyiapkan kejutan spesial untuk sang pelaku. "Intinya gue gak ngebunuh lu, tapi gue mau foto bareng sama lu. Ya pokoknya ada kejutan-kejutan lah," pungkasnya.
(wk/lara)