Ini Kata Wagub DKI Soal Karantina Habib Rizieq
Nasional

Kementerian Kesehatan sebelumnya telah mengingatkan agar Habib Rizieq mematuhi aturan karantina di rumah selama 14 hari. Aturan tersebut berlaku bagi seluruh WNI yang pulang dari luar negeri.

WowKeren - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq telah pulang dari Arab Saudi dan kembali ke Indonesia pada Selasa (10/11) hari ini. Kepulangan Habib Rizieq ini disambut oleh massa simpatisannya yang menjemput ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Kementerian Kesehatan sebelumnya telah mengingatkan agar Habib Rizieq mematuhi aturan karantina di rumah selama 14 hari. Aturan tersebut berlaku bagi seluruh WNI yang pulang dari luar negeri.

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria turut angkat bicara mengenai karantina Habib Rizieq. Menurut Riza, kewenangan isolasi mandiri Habib Rizieq yang baru pulang dari Arab Saudi berada di tangan pemerintah pusat, melalui Satgas COVID-19 nasional.

"Terkait masalah Habib Rizieq, biarlah menjadi kewenangan wilayah pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri," jelas Riza di Balai Kota DKI pada Selasa (10/11). "Terkait perlu tidaknya diisolasi itu nanti menjadi tugas dari Satgas Pusat, Gugus Pusat. Yang saya kira sudah berkoordinasi dengan pemerintah Arab Saudi dengan Habib Rizieq dengan keluarga."


Meski demikian, Riza yakin bahwasanya Habib Rizieq pulang ke Indonesia dengan menerapkan protokol kesehatan yang sesuai. Untuk penanganan lanjutan di Jakarta, Riza menyerahkan sepenuhnya kepada Satgas nasional.

"Apakah yang bersangkutan ketika berangkat dari sana sudah melakukan swab PCR, kemudian apakah sudah melaksanakan protokol COVID-19 di sana. Juga prosesnya hingga sampai di Jakarta," tutur politisi Partai Gerindra tersebut. "Saya kira sudah sesuai aturan dan ketentuan yang ada, nanti diatur oleh gugus pusat."

Sementara itu, massa yang menyambut Habib Rizieq, baik di bandara atau di markas FPI Petamburan, diharap Riza tidak membentuk kerumunan. Pasalnya, hal tersebut berpotensi menimbulkan klaster corona baru.

"Harapan kita agar masyarakat yang merindukan kehadiran beliau di Jakarta, harap juga tidak perlu berbondong, apalagi membuat kerumunan, berhimpitan dan berdesakan," pungkas Riza. "Sehingga nanti tidak memperhatikan jaga jarak sebagaimana protokol corona. Jangan samai nanti ada kerumunan yang dapat menimbulkan penyebaran corona itu sendiri."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait