Barbie Kumalasari mengaku sejak kecil sudah mempunyai kemampuan indigo. Ia pun awalnya mengaku kemampuan indigonya ini tidak ingin terekspos hingga ramai dicari orang.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Jumat, 13 November 2020 - 16:11 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu Barbie Kumalasari mengaku sebagai anak indigo. Ia sempat mengklaim bisa merasakan keberadaan makhluk halus dan membaca masa depan.
Kumalasari mengaku sudah mempunyai kemampuan penerawangan sejak kecil. Bahkan ia mengatakan kemampuan tersebut makin meningkat sejak dirinya cerai dari Galih Ginanjar.
"Sebetulnya bawaan gue lahir," kata Kumalasari dalam program "Brownis" yang tayang pada Kamis (12/11) seperti dilansir dari Kumparan. "Tapi semenjak gue cerai sama Galih makin naik dia, indigo gue itu."
Pemain sinetron "Bidadari" ini menceritakan mulai banyak orang berkonsultasi dengannya. Mereka biasanya menanyakan permasalahan percintaan. "Percintaan, asmara, itu karena belajar dari kegagalan gue,” tutur Kumalasari.
Tak tanggung-tanggung, Kumalasari rupanya mematok biaya cukup besar untuk berkonsultasi dengannya. Ia mengenakan tarif Rp 25 juta untuk sekali konsultasi.
"Banyak dari luar negeri, luar gaib, banyak deh," beber Kumalasari. "Rp 25 juta satu kali konsul, 25 juta."
Kumalasari kemudian menceritakan awal mula kemampuan menerawangnya tersebut tereskpos. Saat itu ia menerawang asmara Evelin Nada Anjani.
"Awalnya gue tidak mau mengekspos kalau gue indigo," kata Kumalasari. "Tapi ada sahabat gue, Evelyn, dia punya pacar di terawangan gue, gue lihat cowok ini banyak bohongnya, playboy."
Evelin kemudian mendokumentasikan penerawangan Kumalasari tersebut InstaStory. Menurut Kumalasari, penerawangannya kini terbukti benar.
"Pada saat itu dia InstaStory, aku udah bilang jangan ekspos, ah, nanti pasti jadi ramai gitu," sambung Kumalasari. "Ternyata apa yang diposting itu jadi viral. Sampai sekarang sih gue lihat dia udah putus walaupun enggak pernah umumkan kalau dia udah putus sama cowoknya."
Di sisi lain Kumalasari sempat mengaku berbohong terkait bakat supranaturalnya. Namun ia memiliki alasan tersendiri nekat berbohong sebagai indigo. Rupanya, Kumalasari berbohong sebagai indigo hanya untuk panjat sosial (pansos) atau menaikkan popularitasnya.
(wk/tria)