Pernah Ateis Hingga Pindah Agama, Intip Masa Lalu Dena Rachman Sebelum Jadi Transgender
Instagram/denarachman
Selebriti

Dena Rachman buka-bukaan mengenai masa lalunya sebelum menjadi transgender. Rupanya, ia pernah menjadi ateis hingga mengagetkan keluarga karena pindah agama.

WowKeren - Dena Rachman buka-bukaan menceritakan tentang pengalaman masa lalunya sebelum memutuskan menjadi seorang transgender. Rupanya, ia mengaku memiliki pengalaman spiritual yang cukup rumit di masa lalu.

Lahir dengan nama Renaldy Denada Rachman, ia berasal dari keluarga Muslim. Namun, ia justru tidak mengikuti jejak keluarganya yang beragama Islam. Dena bercerita sempat menjadi seorang ateis hingga akhirnya memutuskan pindah agama Kristen.

Secara terang-terangan, Dena mengaku tidak percaya Tuhan. Ia menjelaskan ketidakpercayaannya pada Tuhan bermula saat ia marah dan mempertanyakan identitasnya.

”Aku bukan orang yang percaya sebelumnya karena experience gue, pengalaman gue, pergumulan hidup gue ditambah lagi dengan apa yang orang-orang bilang,” ungkap Dena Rachman yang dikutip dari YouTube Daniel Mananta, Selasa (17/10). “Doktrin-doktrin, stigma-stigma, gue jadi enggak percaya.”


Wanita berusia 33 tahun ini marah kepada Tuhan karena ia merasa memiliki identitas yang berbeda dengan kebanyakan orang lain. Seperti yang diketahui, Dena yang terlahir menjadi laki-laki dan memutuskan mengubah kelaminnya menjadi seorang perempuan.

”Kalau emang lo ada dan lo sayang sama umat lo, kenapa gue dibikin kayak begini?,” kenang Dena. “Jadi, aku sangat penuh kebencian waktu itu. Jadi aku tidak percaya pada Tuhan. Aku bisa bilang ateis.”

Kepercayaan Dena pada Tuhan mulai muncul kembali setelah ia berlibur ke Amerika Serikat (AS) dan berkunjung di sebuah gereja. Hatinya lantas terketuk dan ia memutuskan pindah agam dan menjadi pemeluk agama Nasrani.

Keputusan perempuan lulusan Universitas Indonesia (UI) ini pindah agama tersebut tentunya langsung disambut dengan reaksi kaget dari keluarga. Bahkan, ia mengungkapkan sebagian anggota keluarganya lebih kaget dirinya pindah agama ketimbang menjadi transgender.

”Gue cukup berterima kasih dan bersyukur punya keluarga yang open minded (berpikiran terbuka),” cerita Dena. “Jadi, mereka benar-benar tahu perjalananku. Mereka tahu dari mana asalku dan kenapa gue memilih pilihan gue, apa pun itu, termasuk yang ini (mengikuti Tuhan Yesus).”

”Awalnya mereka syok sih,” lanjutnya. “Jadi, I can say (aku bisa mengatakan) kayaknya ya, in my opinion (dalam pendapat pribadiku) mereka lebih gampang waktu gue memutuskan untuk ganti gender.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts