Tanggapi Klaim Epidemiolog Soal Klaster HRS, Wisma Atlet Ungkap Fakta Mengejutkan Ini
Nasional
COVID-19 di Indonesia

RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, turut buka suara terkait pernyataan epidemiolog FKM UI Pandu Riono soal klaster kerumunan Petamburan (klaster HRS).

WowKeren - Pernyataan epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono soal klaster kerumunan Petamburan, Jakarta Pusat, imbas acara Habib Rizieq Syihab (HRS) mendapat tanggapan dari pihak Wisma Atlet. Pasalnya, Pandu menyebutkan jika kerumunan tersebut bukanlah penyebab adanya kenaikan kasus positif COVID-19 di Jakarta.

Komandan Lapangan RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Letkol Laut Muhammad Arifin, membantah pernyataan Pandu tersebut. Arifin justru menyebutkan jika RS darurat COVID-19 Wisma Atlet menerima sejumlah pasien Corona yang berasal dari Petamburan pada Senin, (23/11).

"Kemarin ada pasien COVID-19 yang dikirim dari puskesmas Tanah Abang di antaranya ada yang berasal dari kelurahan Petamburan," kata Arifin dilansir Detikcom, Rabu (25/11). Salah satu pasien yang dievakuasi ke Wisma Atlet adalah Lurah Petamburan Setiyanto yang dinyatakan positif Corona.


Saat ini, pihak Wisma Atlet masih melakukan pendalaman apakah banyaknya penemuan kasus positif di Petamburan berhubungan dengan sejumlah acara yang dilakukan beberapa hari terakhir di sana. "Untuk saat ini masih dilakukan pendalaman oleh tim surveilans apakah ada hubungannya dengan kumpul-kumpul yang pernah terjadi di daerah Petamburan," ujarnya.

Sebelumnya, epidemiolog dari FKM U membantah pernyataan Satgas Penanganan COVID-19 beberapa waktu lalu saat menyebutkan adanya klaster COVID-19 baru di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat. Berdasarkan data yang dimiliki FKM-UI, kenaikan kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta berasal dari klaster keluarga usai libur panjang 28 Oktober-1 November lalu.

"Menurut saya enggak ada klaster Petamburan, yang positif memang banyak, tapi enggak ada kaitannya dengan klaster kerumunan itu," tegas Pandu dilansir CNN Indonesia, Selasa (24/11). "Kalau klaster keluarga yang berlibur, itu ada."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts