Banyak Truk Obesitas, Tol Trans Sumatera Rusak Meski Baru Dibangun
pixabay.com
Nasional

Selain mengalami kerusakan, jalan tol Trans Sumatera juga rupanya masih belum ramai kendaraan sehingga berdampak pada persoalan lain yakni memicu timbulnya tindak kriminal.

WowKeren - Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) atau HK, Budi Harto, berbicara mengenai kondisi jalan tol Trans Sumatera. Meski belum lama dibangun, beberapa bagian tol ini rupanya telah mengalami kerusakan.

Budi mengatakan hal itu disebabkan karena banyaknya truk obesitas yang melintas. Selain karena truk yang kelebihan muatan juga karena tak sesuai dengan spesifikasi untuk bisa melintas di ruas yang dimaksud.

"Yang pertama, adanya truk-truk yang besar, istilahnya adalah ODOL, over dimension over load. Ini merusak jalan tol dan juga mengancam keselamatan pengguna tol," kata Budi dalam sebuah webinar, Rabu (25/11). "Karena keberadaannya ini tidak standar dengan desain jalan tol ini."

Selain mengalami kerusakan, jalan tol Trans Sumatera juga rupanya masih belum ramai kendaraan. rendahnya traffic tol ini berdampak pada sejumlah persoalan lain yakni memicu timbulnya tindak kejahatan. kendati demikian, pihaknya telah memiliki langkah antisipasi khusus.


"Dengan traffic yang rendah ini mengundang kejahatan," lanjut Budi. "Oleh karena itu kami menyediakan patroli tiap saat, sehingga para pengguna tol ini akan aman dari gangguan keamanan di sekitar tol."

Saat ini, Hutama Karya tengah mengerjakan ruas jalan tol sepanjang 614 km. Ruas ini diperkirakan akan selesai pada 2022. Tantangan yang dihadapi saat ini adalah upaya pembebasan lahan yang memang proses ini tidak mudah dilakukan di beberapa daerah.

"Tantangan kami dalam membangun jalan tol ini adalah yang pertama seperti pengerjaan jalan tol pada umumnya adalah ketersediaan lahan," lanjut Budi. "Beberapa daerah memang mengalami kesulitan, hambatan harus bertele-tele untuk mendapatkan pembebasan tanah."

Selain itu, hambatan lainnya adalah masalah cuaca. Cuaca yang tidak mendukung turut menjadi penyebab sulitnya proyek dikerjakan. "Cuaca hujan sangat mengganggu sekali pembangunan jalan tol ini," imbuhnya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts