Gubernur-Wagub Positif COVID-19, Bagaimana Nasib Pemerintahan DKI Jakarta?
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Kantor Gubernur DKI Jakarta ditutup usai Anies Baswedan dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19). Namun demikian, gedung utama Balai Kota tetap beroperasi dengan protokol kesehatan.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria sama-sama dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19). Lantas, bagaimana nasib kepemimpinan di Pemprov DKI?

Anies rupanya mengaku akan tetap bekerja dan memimpin rapat-rapat di Pemprov DKI secara virtual. "Saya akan tetap bekerja dari rumah bekerja secara virtual memimpin rapat-rapat secara virtual dan memang sejak bulan Maret kita sudah bekerja biasa secara virtual," tutur Anies pada Selasa (1/12).

Selain itu, Anies juga memastikan bahwa proses pengambilan keputusan di Pemprov DKI tidak akan terganggu. Meski demikian, Kantor Gubernur DKI akan ditutup sementara.

"Insyaallah tidak akan ada gangguan dalam proses pengambilan keputusan dan juga dalam proses pemerintahan dan sesuai protokol juga sesuai aturan yang kita buat unit kantor Gubernur akan ditutup, seperti juga unit kantor Wakil Gubernur ditutup," papar Anies. "Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur ini terpisah dari gedung utama Balai Kota, gedung utama tempat seluruh staf bekerja karena itu gedung utama Balai Kota tetap beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat supaya proses pemerintahan tetap berjalan dengan baik."


Lebih lanjut, Anies meminta doa supaya dirinya lekas pulih dan dapat kembali bekerja penuh di Balai Kota. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut mengingatkan bahwa COVID-19 dapat menular kepada siapa saja.

"Mari kita lebih disiplin menggunakan masker, mari kita mencuci tangan secara rutin, mari kita menjaga jarak," pungkas Anies. "Ikhtiar itu harus kita lakukan untuk sama-sama menjaga dari risiko penularan. semoga Allah SWT merahmati kota Jakarta dan melindung kita semua."

Sebelumnya, Anies menjalani tes swab pada Senin (30/11) siang dan hasil yang keluar pada Selasa (1/12) dini hari ini menyatakan dirinya positif COVID-19. Sedangkan Riza dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19) usai menjalani tes swab pada Jumat (27/11) pekan lalu.

Sementara itu, jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI sendiri hingga kini juga masih belum diisi oleh pejabat definitif. Anies hanya menunjuk Sri Hayati untuk menjadi Pj Sekda DKI.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts