Ada RS Buka Pre-Order Vaksin COVID-19, Ini Kata Epidemiolog
Nasional

Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko Wahyono buka suara terkait adanya rumah sakit yang telah membuka pendaftaran agar masyarakat memperoleh vaksin COVID-19.

WowKeren - Pemerintah telah mendatangkan vaksin COVID-19 asal Tiongkok, Sinovac ke Tanah Air beberapa waktu lalu. Skema pemberian vaksin pun terus digodok oleh pemerintah.

Meski begitu, rupanya ada rumah sakit yang membuka pre order vaksin COVID-19 ini. Menanggapi hal ini, ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko Wahyono, menyebutkan jika pembukaan pendaftaran tersebut tidak masalah selama rumah sakit masih mengikuti semua aturan yang dibuat pemerintah terkait kegiatan vaksinasi.

"Kalau kemudian cuma buka pendaftaran, vaksinnya belum dipakai, boleh aja pendaftaran dibuka," kata Miko, Jumat (11/12). Kendati demikian, Miko menilai seharusnya pengaturan soal pemberian vaksin COVID-19 dikoordinir oleh Kementerian Kesehatan.


Serta sistem yang harus digunakan adalah pendataan siapa saja yang harus mendapat vaksin terlebih dahulu. "Harusnya resmi pemerintah yang buka, agar tahu berapa. Harusnya di-list. Bukan buka pendaftaran," ujarnya.

Ia juga mengingatkan jika vaksin tahap awal harusnya diberikan untuk garda terdepan dalam penanganan COVID-19. Adapun yang harus didahulukan adalah tenaga kesehatan sebagai orang yang sering kontak dengan masyarakat termasuk pasien corona. "Untuk frontline, garda terdepan yang berhadapan langsung dengan masyarakat," tuturnya.

Sebelumnya diketahui, Rumah Sakit UII (Universitas Islam Indonesia) di Kecamatan Pandak, Bantul, Yogyakarta, telah membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin memperoleh vaksin COVID-19. Pre order tersebut sudah dibuka sejak Jumat (11/12) kemarin.

Menurut postingan akun Instagram @rumahsakit.uii vaksinasi COVID-19 yang bisa dipesan melalui aplikasi pesan WhatsApp. Dalam unggahan itu juga disebut syarat dan ketentuan di antaranya estimasi ketersediaan vaksin COVID-19 antara 1-2 bulan, pasien yang melakukan perjanjian/booking vaksin COVID-19 akan mendapatkan prioritas.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait